Banyuasin, Halosumsel-
Tidak adanya kejelasan dari pihak Disdikbudporapar Banyuasin perihal akan adanya penggusuran sekolah Paud SPNF- SKB Banyuasin yang beralamat Jalan KH Sulaiman Kelurahan Kedondong Raye Pangkalan Balai yang menyebabkan kegiatan belajar murid Paud SPNF terganggu, Orang Tua wali murid mendatangi Kantor Bupati dan DPRD Banyuasin.
“Saya ingin kejelasan anak kami belajar dimana kalau sekolah itu akan digusur, kan sekolah itu tidak ada dana dari APBD/APBN untuk pasilitasnya, semuanya dana dari kami wali murid dan dana patungan, jadi tidak ada pasilitas negara di sekolah itu, kami tentu keberatan jika digusur dan yang jadi pertanyaan kenapa harus digusur itukan sekolah bagus, pasilitas cukup, ini yang bikin kami wali murid resah,” Kelunya saat dibincangi wartawan di kantor Bupati, Senin (27/8)
Dari penjelasan Pikri, ada beberapa poin yang ingin disampaikannya ke Bupati dan DPRD Banyuasin, diantaranya yakni surat yang ditujukan ke SKB adalah untuk rehab total namun tidak ada penjelasan dari Dinas Pendidikan Paud mana yang rehab.
“Saya dapat pemberi tahuan dari kepala Sekolah SPNF – SKB pak Agus, dengan memberikan beberapa surat peringatan dari Sat Pol PP serta surat dari Disdik yang di tujukan ke PAUD Mangga tapi yang jadi sasaran PAUD SPNF, sedangkan PAUD mangga tidak ada murid , PAUD SPNF itu 16 muridnya, yang benar ini yang mana,” Sesalnya.
Dirinya berharap agar laporannya jadi bahan pertimbangan bagi Bupati dan DPRD Banyuasin.
Sementara Kepala Satuan Pol PP Damkar dan Penyelamatan Banyuasin Antoni Aliando di dampingi Bustamil Kasi Penindakan membenarkan bahwa Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Banyuasin sudah di beri surat peringatan.
“Sudah dua kali kita kirim surat peringatan karena Disdik meminta bantuan kita supaya SKB itu segera di kosongkan mengingat akan direhab total oleh Dinas Pendidikan,” jelasnya diruang kerjanya.
Terpisah Kadis Disdikbudporapar Banyuasin M Yusup saat dihubungi via whatsapp menjelaskan, itu sudah sesuai prosedur.
“Kalau masalah dimana murid belajar sudah kita sediakan ruangan SKB yang ada, dan PAUD mana yang direhab yang jelas di SKB mengingat anggaran rehab sudah turun.” Terangnya. (ti)

