Halosumsel-

_*Danrem 045/ Gaya Kolonel Inf Dadang Arif Abdurrahman bersama Forkopinda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menghadiri prosesi penyerahan empat jenazah dan dokumen korban kecelakaan pesawat Lion JT 610 yang jatuh pada hari Senin (29/10/2018) lalu, di Posko Ops Sar Gabungan kecelakaan Lion JT 610, Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Provinsi Kep. Babel, Rabu (7/11/2018).*_

Keempat jenazah warga Kep. Babel korban kecelakaan pesawat Lion JT 610 tersebut teridentifikasi melalui proses DNA oleh Tim Polri Jakarta diketahui masing-masing atas nama, Ariawan Komardi, Tesa Kausar, Mawar Saryati dan Dony.

Keempat jenazah diberangkatkan secara bertahap Jakarta-Pangkalpinang dengan pesawat yang berbeda. Selanjutnya, keempat jenazah kemudian dibawa dari ruang kargo bandara langsung ke Posko Krisis Center Pangkalpinang untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebagaimana diketahui, pesawat Lion Air JT 610 berjenis Boeing 737 MAX 8 rute Jakarta-Pangkal Pinang dikabarkan jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) lalu. Pesawat tersebut dikabarkan hilang kontak setelah 13 menit lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pukul. 06.10 WIB pagi.

Dari 189 penumpang yang jadi korban kecelakaan pesawat tersebut, menurut data yang diperoleh terdapat 56 penumpang di antaranya warga Bangka Belitung. Sampai dengan hari ini sebanyak 11 orang korban warga Babel sudah diserahkan kepihak keluarga.

Terkait penanganan evakuasi dalam penyerahan jenazah korban kecelakaan Lion JT 610, Kodam II/Swj melalui jajarannya yakni Korem 045/Gaya telah mengerahkan sebanyak 50 orang personilnya untuk terlibat langsung dalam Protokol kedatangan para korban kecelakaan pesawat Lion JT 610 dan sebagai Tim Kesehatan bersama Lanal dan Lanud Kep. Babel. Mereka tergabung dalam Posko Ops Sar Gabungan Pesawat Lion Air 610 Jakarta-Pangkalpinang bersama Basarnas dan Polri Kep. Babel.

(Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *