Palembang,Halosumsel-
Pernyataan Prabowo agar tidak usah menghormati wartawan dan menyatakan wartawan hanya ingin mnghancurkan Negara ini adalah bukan sikap seorang pemimpin, justru merugikan dirinya sendiri.
Seolah menggeneralisasi semua wartawan dan pelaku media sama menjadi musuhnya.
Menurut Direktur Kominfo TKD Sumsel, Junjati Patra, bahwa,
Ucapan prabowo yang terkesan bermusuhan dg wartawan itu justru merugikan dirinya sendiri dan tidak mengerti bagaimana seharusnya media bekerja.
“Sudah jelas terlihat, Prabowo dapat membawa arah kebijakan komunikasi pada era orde baru yang kelam, melalui pembredelan lewat Departemen Penerangan masa itu, arogansi thd media sudah terlihat,” ujar Mang Jun mantan wartawan tv nasional ini.
Terlalu banyak gaya Prabowo melakukan serangan terhadap media, mengatakan wartawan tidak elit, muka gaji kecil, antek dan lain-lain.
“Sebaiknya, sebelum bicara, prabowo bertanya dulu kepada teamnya, apakah ini benar atau salah, jangan asal bunyi, sehingga tidak terkesan ketidak mengertiannya” kata mang Jun sapaan akrab Junjati.
Dia menilai, Prabowo telah menjebak dirinya sendiri.”Kita percaya kalau bersatunya umat dari sisi agama di monas tidak ada muatan politik, lalu kenapa Prabowo seperti kebakaran jenggot dan marah karena media tidak memuat peserta 212 belasan juta, lha justru jadi pertanyaan siapa yang menyeret arus itu ke ranah politik,” pungkasnya. (***)

