PALEMBANG, HS –
Kerja keras anggota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 Kodim 0418/Palembang bersama warga dalam membangun rumah Mak Salbiyah patut diacungi jempol. Rumah yang dulunya berdinding dan beratap daun rumbia, kini sudah layak huni, Senin (11/3). Perabotan rumah Mak Salbiyah sudah disiapkan Satgas TMMD dan dijadwalkan besok (12/3) perabotan isi rumah Mak Salbiyah akan diserahkan Dansatgas TMMD ke 104 Kodim 0418/Palembang Letkol Inf Honi Havana, M.MDS
Dari hasil pantauan, rumah milik Mak Salbiyah dicat berwarna hijau sesuai dengan identitas warga prajurit TNI AD. Rumah yang berada di daerah pasang Sungai Musi itu pun terlihat kokoh dan dikategorikan sangat layak huni oleh Mak Salbiyah.
“Alhamdulillah, saya sangat bahagia sudah dibantu bapak tentara, tidak bisa diucapkan kata-kata, semoga apa yang sudah diperbuat bapak tentara mendapat amal jariyah,” doanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kondisi rumah Mak Salbiyah (41), warga Kampung Sungai Rengas, RT 24, RW 04, Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus, Palembang, sangat memprihatinkan. Rumah panggung milik janda beranak dua ini hanya berdinding dan beratapkan daun rumbia yang berada di perairan Sungai Musi. Setiap hari, Salbiyah bersama dua anaknya yang masih sekolah harus menggunakan perahu ketek untuk beraktivitas keluar rumah.
Dari hasil pantauan daun rumbia yang dijadikan Mak Salbiyah sebagai sandaran tubuh satu keluarga ini sudah sangat kering. Susunan daun tak lagi rapi karena dihempas angin, sehingga menambah kesan kumuh kediaman wanita yang ditinggal mati suaminya tersebut.
Bahkan, kondisi rumah Salbiyah pun terlihat nyaris roboh karena tiang penyangga sudah miring. Dikhawatirkan membahayakan keselamatan Salbiyah bersama dua anaknya, Mariani dan Nauyah.
Kondisi ini rupanya menyedot perhatian Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-104 Komando Distrik Militer (Kodim) 0418/Palembang, Letkol Inf Honi Havana MMDS. Perwira Melati Dua ini secara spontan berkunjung ke rumah keluarga Salbiyah yang berada Pulau Pulokerto.
Untuk menuju rumah Salbiyah, Komandan Kodim (Dandim) 0418/Palembang ini harus mengganti perahu lebih kecil. Mengingat, rumah Salbiyah sendiri berada di perairan Sungai Musi dengan kedalaman lebih rendah. Usai meninjau, Dansatgas TMMD ini langsung memprogramkan bedah rumah Salbiyah sebagai sasaran tambahan dalam program TMMD ke-104 Kodim 0418/Palembang.
Dua hari setelah meninjau rumah milik Mak Salbiyah, Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 Kodim 0418/Palembang Letkol Inf Honi Havana, M.MDS bersama anggota langsung merenovasi rumah berdinding rumbia tersebut.
Dari hasil pantauan pengangkutan bahan material bangunan menuju rumah Salbiyah dilakukan pagi hari, Kamis (7/3). Mengingat, jika siang hari, air sungai Musi akan meluap dan menggenangi kawasan rumah janda beranak dua ini. Meski begitu, jalur yang dilalui dalam mengangkut material pun cukup sulit. Selain diangkut melalui perahu ketek, anggota Satgas TMMD ke 104 Kodim 0418/Palembang juga harus memikul bahan tersebut dan melalui jalur lumpur untuk bisa sampai di rumah Salbiyah.
“Rumah Mak Salbiyah kita masukkan sebagai sasaran tambahan karena kondisinya mendesak dan tidak bisa ditunda untuk direnovasi,” terang Letkol Honi
Tidak hanya membangun ulang, isi rumah Salbiyah juga akan dilengkapi dalam program TMMD ke 104 Kodim 0418/Palembang, salah satunya akan diberikan televisi. “Target kita 2-3 hari rumah mak Salbiyah ini selesai dan Insyaallah Minggu kita lakukan serah terima,” terang Dansatgas TMMD ke 104 Kodim 0418/Palembang.
Letkol Honi mengatakan, luas rumah dari sebelumnya berukuran 2×3 meter diperlebar menjadi 4×6 meter sehingga lebih luas untuk kehidupan tiga beranak tersebut. Sementara, rumah akan dibangun berkonsep panggung berbahan kayu.
“Pengerjaan rumah dilakukan secara gotong-royong dengan masyarakat. Dengan renovasi ini kita berharap Mak Salbiyah bersama dua anaknya ini bisa menempati rumah yang layak huni,” tukasnya. (So)

