Muara Enim,HS-

Pengukuhan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Kecamatan se Kabupaten Muara Enim oleh Bunda PAUD Kabupaten Muara Enim berlangsung di balai Agung Serasan Sekundang. Kamis (21/3/19)

Tanggal 25 Februari yang lalu saya dikukuhkan oleh Bunda Paud Provinsi Sumatera Selatan sebagai ketua PAUD Kabupaten Muara Enim. seiring itu pula pada hari ini saya mengukuhkan seluruh Bunda PAUD yang ada di kecamatan dalam Kabupaten Muara Enim.

Terdapat 20 Bunda PAUD di seluruh kecamatan merupakan perpanjangan tangan dan tanggung jawab dalam rangka mencerdaskan anak usia dini dibidang pendidikan. urai Hk Sumarni.

Kita wajib berkomitmen kuat untuk memajukan pendidikan anak-anak di usia dini dan diperlukan dukungan seluruh pengurus dan instansi serta masyarakat

Saat ini lanjut Sumarni Terindikasi masih rendahnya kepedulian orang tua keluarga dan masyarakat terhadap Asi Asah dan Asuh sehingga berdampak pada tumbuh berkembangnya jiwa anak. srbagai langkah serius
kita berkomitmen agar terwujudnya satu desa satu paud dalam rangka meningkat pendidikan kepada anak anak yang ada di desa kelurahan ungkapnya.

Komitmen tersebut sudah dapat kita pastikan karena saat ini kita sudah mendapatkan persetujuan untuk bersinergi dengan pihak ketiga melalui perusahaan BUMN BUMD yang ada dalam Kabupaten Muara Enim ini merupakan wujud tanggung jawab dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya yang ada di Kabupaten Muara Enim. ungkap Hj Sumarni.

Selanjutnya bupati Muara Enim H Ahmad Yani dalam sambutannya mengakui bahwa salah satu peran Bunda Paud di tiap kecamatan adalah berperan dalam meningkatkan gizi anak dengan berbagai upaya sehingga masyarakat dapat mengetahui secara jelas pentingnya gizi tersebut.

Saat ini dari data yang ada ada sekitar 11 Desa di beberapa kecamatan dalam kabupaten Muara Enim yang belum ada sarana Paud, jika mengacu pada standar Unesco maka pendidikan anak usia dini.harus mencapai 75 persen, sementara data terakhir kita belum mencapai 40 persen

Untuk mewujudkan program ini di perlukan keterlibatan seluruh elemen.masyarakat dunia usaha, industri pemangku kepentingan ungkap bupati.(jazzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *