Banyuasin, HS-

Tewasnya pria berinisial A (30) di Pasar Mega Asri Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin bukan karena rebutan Lahan Parkir, hal tersebut ditegaskan Kepala Unit Pelayanan Terpadu Darat Dinas Perhubungan Banyuasin Eko Prasetya didampingi Kasubag TU Adi dan Staf Dishub Fitriada di ruang kerja Selasa (6/8/2019).

Menurutnya, pria berinisial A diketahui sebagai preman disekitar pasar Mega Asri bukan juru parkir dan mempunyai dendam terhadap DD (30) kebetulan sebagai juru parkir resmi di pasar Mega Asri.

“Bukan rebutan Lahan Parkir tapi ada historis dendam sesuai itu kami ketahui dari hasil rapat koordinasi ketertiban parkir yang di hadiri Instasi terkait, dari pihak kecamatan, kepolisian, TNI, kepala pasar, kelurahan dan kami sendiri dari UPT darat Dishub Banyuasin,” Jelasnya.

Lebihlanjut dikatakan Eko, kejadian tersebut kebetulan TKP di lahan parkir pasar Mega Asri sehingga terkesan ada kaitannya dengan rebutan lahan parkir.

“Kebetulan TKP di Pasar, dan yang cecok tersebut DD ini juru parkir resmi yang mempunyai surat tugas dari Dishub Banyuasin jadi terkesan rebutan lahan parkir namun sekali lagi kami tegaskan itu murni dendam pribadi.” Terangnya

Untuk petugas parkir sambungnya, ada enam yang memang mempunyai surat tugas resmi dari dishub, satu sebagai kordinator parkir.

“Untuk petugas parkir itu ada pengawasan dari pegawai dishub yang sudah kita tempatkan setiap wilayah, kedepannya akan standby petugas dari Dishub untuk setiap pasar sehingga kejadian tersebut tidak terjadi lagi, dan petugas parkir sendiri sudah kita arahkan agar jangan membuat keresahan masyarakat karena konsekuensinya sudah jelas dalam surat tugas yang diberikan.” Tutupnya. Dodi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *