Palembang, Halosumsel. Co. Id-
Proyek pembangunan peningkatan daerah kumuh yang dikemas dalam Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang berada Kelurahan Kemasrindo Kecamatan Kertapati Palembang saat ini sudah mencapai 85 persen.
Proyek pembangun drainase, jalan cor beton perkampungan dan jalan layang senilai sekitar Rp 2 miliar ini merupakan program Kementerian PU dan Perumahan dilaksanakan di sembilan Rukun Tetangga (RT) di 21 titik ini untuk tahun 2019 dan pengerjaannya proyek ini dilaksanakan Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Handayani.
Menurut Kordinator LKM Handayani, Ahmah Yani, program pembangunan daerah kumuh ini mendapat bantuan dana dari Bank Dunia dan IDB (Islam Development Bank) melalui Kementerian PU Cipta Karya
kelurahan Krmas Rindo Kertapati. Berdiri tahun 2006 dan sudah tiga P2KP, (Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan) PNPM, (Program Nasional Perkotaan Mandiri). Beganti nama lalu setiap kali perpanjangan Akte Notatis.
Program inj mendapat bantuan dana dari Bank Dunia dan IDB (Islam Development Bank) melalui Dinas PU Cipta Karya.
Saat kunjungan Tim KMW (Konsultan Manajrmen Wilayah) dan Korkot (Koordinator Kota) yang dipimpin Senior Fasilitator, Eka Maulia terungkap di tahun 2019 ada 48 kelurahan di Palembang yang memperoleh bantuan pemerintah untuk masyarakat dengan total Rp 68 miliarnya .
Sementara Sub Profesional Pengamanan Dampakn Lingkungan Junizar usai kunjungan Rabu (10/12) berharap apa yag telah dikerjakan saat ini yang sudah dalam kondisi baik dapat dijaga dan dipelihara.
Dijaga selamanya dengam melibatkan peran serta masyarakat sekitar sehingga falitas yang telah ada selalu terpelihara. (ida syahrul)

