PALEMBANG,Halosumsel – Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) Prov.Sumatera Selatan (SUMSEL) Bidang Pemetaan Kebakaran, Gelar Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Se-sumatera Selatan dengan Tema “Optimalisasi Pencegahan Kebakaran Melalui Peran Relawan Pemadam Kebakaran”.

Acara tersebut dibuka oleh kasat POL PP Sumsel H Aris Saputra, yang berlangsung di ballroom Swarna Dwipa palembang, kamis (25/11/21).

Aris mengatakan, kegiatan Rakorda ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan peran pemadam kebakaran dan pengendalian kebakaran di provinsi sumsel serta melayani dan melindungi masyarakat.

“ini bertujuan untuk meningkatkan peran pemadam kebakaran dalam pencegahan kemudian pengawasan dan pengendalian kebakaran di Provinsi Sumatera Selatan kegiatan ini juga dalam rangka untuk memupuk jiwa korsa semangat juang profesional petugas pemadam kebakaran dan melayani dan melindungi masyarakat,” ujarnya.

“kemudian kita juga harus mengamankan korban korban kebakaran di daerah pemukiman hutan kemudian perkampungan dan lahan di Provinsi Sumatera Selatan sesuai dengan semboyan pemadam kebakaran pantang pulang sebelum padam,” tambahnya.

Aris menjelaskan, bahwa pemadam kebakaran bukan hanya untuk memadamkan api tetapi juga untuk menyelamatkan korban-korban kebakaran dan bencana alam, baik itu banjir ataupun bencana lainnya.

“Bahwa pemadam kebakaran itu bukan cuma matikan api, pemadam kebakaran juga harus menyelamatkan korban korban dari dampak dampak kebakaran itu, jadi makanya sampai dengan kemarin saya tambahin juga materi untuk bencana air, bencana alam lainnya, yang baik banjir bah, ataupun bencana-bencana lain termasuk hutan,” ucapnya.

Aris menyebutkan,bahwa salah satu kelemahan dari Damkar khususnya dari segi Sarana dan Prasaran,dimana setiap kabupaten kota mempunyai mobil-mobil Damkar keluaran tahun lama, sehingga kurang maksimal dalam melaksanakan tugas bahkan banyak yang sudah rusak.

“Memang sangat diperlukan diadakan pembaharuan, sementara anggaran keuangan Daerah berbeda-beda dan diharapkan melalui bantuan Gubernur, CSR dan juga kita dorong agar Pemerintah Pusat memberi bantuan seperti dahulu, karena beberapa tahun ini tidak ada bantuan dari Pemerintah Pusat untuk Daerah, dengan prioritas Daerah-Daerah rawan kebakaran, karena Kabupaten Kota Provinsi Sumsel mayoritas kurang Sarpras,” ucapnya aris.

Ia juga menjelaskan tentang tugas penting pemadam kebakaran dan penyelamatan, bahwa penyelamatan tidaklah semata-mata hanya memadamkan api pada saat kejadian kebakaran tetapi juga untuk mengatasi pencegahan dalam penanggulangi kebakaran.

“Lebih dari pada itu petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan harus dapat menekankan aspek pencegahan sebagai upaya preventif dalam penanggulangan kebakaran,upaya ini salah satunya dapat dilakukan dengan pemberdayaan masyarakat dalam relawan pemadam kebakaran,untuk mendukung mengatasi resiko dan mendukung peran petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan,” Pungkasnya.(febri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *