Palembang, Halosumsel-
Gus Dur adalah salah satu tokoh pendiri PKB dan salah satu tokoh NU, peran beliau sangat banyak dilakukan untuk kepentingan Bangsa dan negara Indonesia ini,beliau terkenal dengan sosok yang fenomenal tidak ada yang di sukai tapi menyukai sosok yang ada di dirinya.

Oleh karena itu, Dalam rangka memperingati ke 12 tahun Haul Gus Dur (KH Abdul Rahman Wahid ) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sumatera Selatan (Prov Sumsel) gelar Diskusi Millenial, “Menghidupkan Kembali Gus ide ide dan pemikiran Gus Dur”.

“Haul Gus Dur yang ke 12 tahun ini kita akan peringati di pesantren Aulia Cendikia pada hari Kamis (20/1) dengan melakukan diskusi Menghidupkan Kembali Gus Dur, karena Gus Dur mengajarkan kunci kita untuk beragama dengan kedamaian dan kerukunan antara umat beragama saling menghargai Agama lain,” ungkap Ketua DPW PKB Prov Sumsel Ramlan Holdan saat di wawancara di ruang kerja nya Kantor DPW PKB Prov Sumsel
Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara No.120 Kelurahan Bukit Lama Ilir Barat Palembang,(19/01/22).

Dengan menghidupkan kembali pemikiran dan ide ide dari Gud Dur kita bis belajar dan meneladani yang di lakukan oleh Gus Dur yaitu konteks kepentingan Bangsa yang berbeda dan beragama,” maka dengan judul Diskusi Menghidupkan Kembali Gus Dur kita mencoba menghidupkan kembali Gagasan dan pikirin nya untuk Bangsa ini sebagai pelajaran kita untuk kedepannya, “ujar Ramlan Holdan.

Gus Dur memiliki sumbangsih pada Bangsa dan Negara ini yang telah dilakukan harus menjadi keteladanan yaitu memandang Agama itu sangat manis sekali yaitu Islam Rahmatan lil Alamin itu yang beliau ajarkan, “Tuhan menciptakan berbangsa -bangsa dan bersuku- suku bahkan Agama bermacam macam beliau mengajarkan saling menghargai dan menghormati sesama umat beragama yaitu toleransi,” Tambahnya.

Lebih lanjut Ramlan Holdan mengatakan Apa yang di ajarkan Gus Dur tentang kemanusiaan sungguh luar biasa dan itu ajaran kunci kita beragama adalah kedamaian menjalankan Ibadah,”karena sebagai orang Islam menciptakan kedamaian untuk menumbuh kembangkan nilai- nilai persaudaraan Ukhuwah Islamiyah persaudaraan antar sesama umat Islam.Ukhuwah Basyariah antar sesama Bangsa maupun Ukhwah Insaniyah persaudaraan antar sesama umat manusia,”jelasnya.

Ramlan Holdan juga menjelaskan bahwa Sosok Gus Dur tidak bisa dipisahkan dari NU sekaligus pendiri PKB, NU bukan alat Partai Politik dari PKB i, tapi PKB adalah Alat NU untuk mendirikan Partai Politik yaitu PKB.

“Kita ketahui NU tercatat dari bagian sejarah karena berperan untuk Indonesian Merdeka, NU di Partai politik pertama ada di Masyumi tahun 52 dan sekarang PKB ,”Pungkasnya. Dino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *