Pagaralam, Halosumsel-Momen HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tak membuat para guru honorer merasa bahagia, pasalnya
sebanyak 56 guru honorer di Kota Pagaralam yang telah mengikuti tahapan test PPPK dan dinyatakan lulus passing grade (P1) pada tahun 2021 yang lalu hanya 16 orang saja yang mendapatkan penempatan sedangkan 40 orang lainya hingga kini belum juga mendapatkan penempatan kerja.

Salah seorang peserta test yang sudah lulus P1 mengatakan, selama satu satu tahun kami menunggu kabar baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah kota Pagaralam untuk dapat penempatan maupun SK, namun setelah tiba waktu pengumuman dengan alasan yang kurang jelas kami tak mendapakan penempatan itu, ”kami berharap pihak Pemerintah Kota dapat membantu dan memperjuangkan hak kami yang sudah lulus test ini, ”kami ini sudah melewati tahapan test dan sudah jelas dinyatakan lulus passing grade (P1)” Tegasnya

Ia menambahkan, dari jumlah guru yang lulus test sebanyak 56 orang seharusnya pihak pemkot Pagaralam membuka formasi lebih dari jumlah tersebut supaya kami yang sudah lulus ini semua bisa mengisi pembukaan formasi tersebut dan bisa mendapatkan penempatan kerja.” Jelasnya

Nopi Apriyadi PLT Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Pagaralam saat dikonfirmasi mengatakan, kami dari Badan Kepegawaian Daerah hanya menerima laporan dan menyampaikan hasil dari pihak Dinas Pendidikan dan Kemendikbud untuk teknisnya silahkan tanyakan kepihak Dinas Pendidikan.” Singkatnya

Cholmin Heriadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagaralam hingga hari ini belum memberikan keterangan

Diketahui Pemkot Pagaralam hanya membuka sebanyak 47 formasi yang diajukan ke Kemendikbud, hal inilah yang menyebabkan seluruh peserta yang lulus tak mendapatkan penempatan atau formasinya, jika pengajuan formasi lebih dari jumlah yang lulus kemungkinan besar seluruh peserta test yang sudah lulus akan mendapatkan penempatan. Ojie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *