Asahan, Halosumsel.com – Para pengunjung Pentas Seni Budaya Daerah (PSBD) Tahun 2023 yang digelar Pemkab Asahan, Sumut, sangat tertarik dengan Stand Kebudayaan Melayu Asahan, salah satu dari banyak stand yang ditampilkan pada ajang pagelaran kesenian daerah oleh pihak penyelenggara.
Khaidir Mahmun, salah seorang pengunjung di Stand Rumah adat Melayu mengatakan bahwa dia sangat tertarik dengan stand yang menampilkan maket rumah adat Melayu. Rumah yang berarsitektur khas suku Melayu ini kaya dengan berbagai ornamen yang mencerminkan kearifan suku Melayu pesisir Selat Malaka itu. Tak lupa, kepada awak media Khaidir menyatakan apresiasinya kepada Pemkab Asahan yang telah berinisiatif menggelar kegiatan bernuansa budaya daerah ini.
Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat mengetahui berbagai macam budaya daerah salah satunya adalah Budaya Melayu yang kaya akan berbagai hal. Di antaranya ciri khas Rumah Adat Melayu, seni seloka, syair, pantun, tanjak (Penutup Kepala), kain songket, Pakaian Pengantin, aneka makanan, kesenian berupa tari tarian, seperti, tari gubang, tari persembahan, tari Selamat Datang, seni pencak menyambut tamu kehormatan dan lain sebagainya.
Lenny, seorang pengunjung PSBD lainnya juga menyampaikan hal yang hampir sama dengan pernyataan Khaidir. Menurutnya, masyarakat luas sudah selayaknya merasa bangga dengan beragamnya seni dan kebudayaan yang berakar dari banyak suku yang ada di seantero nusantara. Ditambahkannya, budaya dan kesenian daerah harus tetap dijaga dan senantiasa di-up date sehingga mampu mengkonter masuknya budaya asing terurama yang memiliki konten yang dapat mendestruktif kebiasaan generasi muda
” Sekarang, tinggal terserah sama kita, apakah kita punya kemauan untuk terus melestarikan budaya,adat serta kebiasaan- kebiasaan baik yang ada sejak zaman leluhur”,ujar Lenny, wanita semampai berambut lurus ini kepada awak media.
Yose Rizal Sitorus

