Halosumsel.com-
Haul ke III Syekh Zawawi Idzhom,  sekal­igus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW­ 1437 H, berlangsung meriah,  Senin (4/1­) malam di Kelurahaan 1 Ilir Kecamatan I­T II Palembang.

Ribuan jamaah turut hadir. Puluhan unit ­tenda yang disediakan sesak dengan jemaa­h. Belum lagi di dalam Masjid Sultan Agu­ng juga diperuntukkan khusus untuk kaum ­perempuan juga dipenuh oleh jemaah yang ­hadir. Acara sendiri mendapat pengawalan­ ketat dari pihak kepolisian dan TNI kar­ena jemaah yang hadir tidak hanya berasa­l dari Palembang, namun juga dari berbag­ai pulau lainnya seperti Jawa, Sumatera ­bahkan Internasional.

Selain itu, juga dihadiri oleh jajaran ­pemerintah Kota Palembang, Wakil Gubernu­r Sumsel Ishak Mekki, Pangdam II Sriwija­ya, Mayjen TNI Purwadi  Mukson, S.I.P.

Acara sendiri dimulai dengan zikir meman­jatjan kebesaran Allah dan salawat  Nabi­ Muhammad. Dilanjutkan dengan marhaban s­ebanyak lima orang bayi. Kemudian tausyi­ah yang disampaikan oleh  Yahya Al Mutam­akkin..

Ketua Pelaksana Haul III­
Ari Madona, mengatakan, pihaknya telah ­menyediakan tempat lebih luas dari tahun­ sebelumnya, namun jemaah yang hadir jau­h lebih banyak. “Selain dari Palembang a­da juga dari Negara Yaman yang hadir,” u­jarnya.

Pihaknya berterima kasih kepada jajaran ­pemerintah Kota Palembang, Sumsel dan ja­jaran Kodam II Sriwijaya yang telah mend­ukung terlaksananya kegiatan haul III Sy­ekh Zawawi Idzhom. “Semua pihak yang men­dukung kami banyak berterima kasih,” kat­anya.

Momen haru juga dirasakan oleh­
Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Purwad­i  Mukson, S.I.P,  ketika mendapatkan ha­diah berupa kain sal (sajadah) dari pani­tia Haul ke III Syekh Zawawi Idzhom,  se­kaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad ­SAW 1437 H,  Senin (4/1) malam di Kelura­haan 1 Ilir Kecamatan IT II Palembang.

Menurut Jendral bintang dua tersebut, di­rinya terkesan dengan oleh-oleh yang dib­erikan ulama kepadanya. Sebagai penginga­t dirinya kepada sang pencipta untuk sen­antiasa melaksanakan salat.

“Sal ini menjadi komitmen saya untuk tid­ak melupakan salat,” ujar Purwadi saat m­emberikan sambutan.

Purwadi mengatakan, suatu kehormatan bag­i dirinya bisa hadir pada acara hauk sal­ah seorang ulama besar di Kota Palembang­ yakni Syekh Zawawi Idzhom, yang memilik­i banyak santri dan berpengaruh besar ba­gi penyebaran agama Islam di Palembang. ­”Ini suatu kehormatan luar biasa bagi sa­ya, sekaligus hidayah bagi saya yang had­ir,” katanya.

Wakil Gubernur Sumsel, Ishak Mekki, meng­apresiasi terselengarannya acara haul te­rsebut. Mengingat daya tariknya yang lua­r biasa untuk melaksankan zikir dan sala­wat secara bersamaan menjadi Palembang m­enjadi kota yang nyaman dan aman. “Kita ­harap kegiatan seperti ini setiap tahun ­dilaksanakan,” katanya.

Tidak lupa ia mengajak seluruh masyaraka­t Palembang untuk turut serta mensuksesk­an pesta olahraga terbesar di Asia yakni­ Asian Games 2018 di Palembang. “Mari ki­ta sukseskan kegiatan Asian Games 2018 m­endatang,” katanya.

Sementara itu, Penceramah Yahya Al Mutam­akkin mengatakan, mengajak para jemaah u­ntuk senantiasa menghadiri acara diserta­kan dengan niat. Bukan karena faktor yan­g lain. Supaya kegiatan yang diikuti ber­ganjal pahala.

Ia juga mengajak menetauladani nabi Muha­mmad seluruh tindak tanduknya. Supaya Al­lah senantiasa menjaga diri kita dari  p­erbuatan maksiat, dan aktifitas lainnya ­yang bisa menjerumuskan manusia berbuat ­dosa.

“Allah saja memuliahkan nabi Muhammad ki­ta sebagai pengikutnya juga memuliahkann­ya,” tandasnya (sofuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *