Palembang,Halosumsel- Pengukuhan komunitas terbesar di Sumatera Selatan, Forum Keluarga Komering Ulu (FOKKU) yang berlangsung di Griya Agung Minggu (29/5) bertabur bintang. Mereka terdiri dari tokoh-tokoh yang telah lama eksis, masih berjaya dan para pengusaha muda yang mumpuni.


Oyong Damiri Bersama Tokoh Masyarakat Sumsel/Ida Syahrul

Salah satunya H Oyong Damiri. Hadir mengenakan tanjak (topi khas adat Komering) berwarna merah keemasan, dibalut dengan seragam kepengurusan FOKKU abu-abu lengkap dengan kain setengah tiang senada tanjak dikepalanya Oyong sengaja datang menghadiri perhelatan akbar “jolma Komering” (orang Komering-red). “Saya ini pengurus juga lho. Nama saya ada dijajaran Dewan Penasehat,” katanya.

Oyong menilai FOKKU merupakan komunitas strategis. Di dalamnya terdiri dari berbagai elemen masyarakat yang eksis dibidangnya.

Dia setuju dengan pernyataan Gubernur Herman Deru, bahwa FOKKU sebagai komunitas dengan keberagaman yang bila bersatu dapat menjadi kekuatan dan penekan konflik bahkan mewujudkan zero konflik.

Pria kelahiran desa Rasuan 52 tahun silam ini bukan orang asing dikalangan usahawan muda tanah air. Namanya juga akrab terutama di lingkungan Baintelkam Markas Besar (Mabes) Kepolisian RI.

Oyong tercatat sebagai Ketua Asosiasi Jasa Angkut Bahan Peledak (ASJANGDAK) hingga sekarang.

Ayah tiga putra putri ini dipercaya memegang jabatan tersebut oleh para pelaku Bahan Peledak Komersil. Eksistensinya dalam bisnis bahan peledak yang telah ditekuninya selama 30 tahun lalu dan telah mengantarkan Oyong menjadi salah satu pemuda sukses dari Sumatera Selatan dikancah nasional.

Dia berharap FOKKU ke depan akan semakin besar dan komunitasnya akan ada di seluruh Indonesia.

FOKKU ke depan kata Oyong diharapkan akan melahirkan gagasan-gagasan yang strategis dalam menjaga keberagaman suku dan perbedaan. Baik di Sumsel maupun nasional. (Ida Syahrul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *