PALEMBANG Halosumsel– Pangdam Sriwijaya Mayjen TNI Yanuar Adil memimpin upacara penyerahan barang bukti ganja hasil pengungkapan Deninteldam Sriwijaya kepada Kepala BNN Provinsi Sumatera Selatan. Acara berlangsung di Gedung Sudirman Selasa 13 Februari 2024 di Makodam Sriwijaya
Pangdam menegaskan, “Ini merupakan komitmen panglima TNI dan KSAD untuk memberantas narkoba, baik di dalam tubuh TNI maupun di luar. Kami juga berupaya membantu rekan-rekan di kepolisian. Prajurit TNI harus selalu siap siaga.”
Kegiatan ini berawal dari aduan masyarakat tentang rental mobil yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Tim Detasemen Intel Kodam Sriwijaya segera melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan mobil tersebut, di mana ditemukan barang bukti berupa 26 kilogram ganja. Sayangnya, pelaku tidak ditemukan karena telah melarikan diri sebelum petugas tiba di lokasi.
Pangdam menyatakan keprihatinannya atas modus operandi yang sangat cerdik, di mana para pelaku memanfaatkan kesibukan aparat saat menjelang pemilu untuk melakukan aksi pengedaran narkoba. “Komitmen kami terus untuk memerangi narkoba di Sumatera Selatan,” tegasnya.
Sementara itu Brigjen TNI Joko Prihadi SH, MH, dari BNN Provinsi Sumatera Selatan, menyampaikan terima kasih kepada Kodam Sriwijaya atas bantuan dalam memberantas narkoba. Dia menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan kolaborasi dengan Deninteldam dalam upaya pemberantasan narkoba.
“Untuk mencegah beredarnya narkoba, kami akan melakukan dua aksi: menghentikan permintaan dan menghentikan pasokan narkoba. Sumatera Selatan saat ini menempati peringkat 5 dalam penyalahgunaan narkoba menurut survei,” ujarnya.
PJ Gubernur Sumsel, Agus Fatoni, mengapresiasi tindakan Kodam Sriwijaya dalam penyitaan barang bukti ganja ini, atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. “Kami bersama-sama berkomitmen untuk memberantas narkoba di daerah ini,” tutupnya.
Sofuan


