Fokus Pada Pengurangan Kebocoran Air, Efisiensi Operasional dan Transfer Teknologi

Palembang — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Musi
Palembang resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Proyek Pengurangan Non-Revenue
Water (NRW) berbasis kinerja dengan Konsorsium WI.Plat, yang terdiri dari WI.Plat Co., Ltd. dan
PT. Supra Internasional Indonesia, perusahaan teknologi asal Korea Selatan,  Selasa  22 Juli 2025.

Kerja sama ini bertujuan untuk menurunkan tingkat kebocoran air (NRW) melalui penerapan
teknologi manajemen kebocoran berbasis sistem digital pintar (intelligent leak management
system) yang terintegrasi dengan sensor tekanan, perangkat transmisi data nirkabel, sistem
pemantauan berbasis AI, dan aplikasi seluler. Proyek akan dilaksanakan di Unit Rambutan,
dengan cakupan pelanggan lebih dari 30.000 sambungan rumah.

Direktur Utama Perumda Tirta Musi, Andi Wijaya Adani menyampaikan kerja sama ini
merupakan langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi sistem distribusi air bersih di Kota
Palembang.

“Melalui kerja sama ini, kami tidak hanya berfokus pada aspek teknis pengurangan
kebocoran, tetapi juga aspek transfer of knowledge dan peningkatan kapasitas SDM secara
menyeluruh” ujarnya.

Dalam perjanjian tersebut, secara eksplisit tercantum bahwa kerja sama ini juga berfungsi sebagai
sarana transfer of knowledge and technology dari Konsorsium WI.Plat kepada Perumda Tirta
Musi. Hal ini akan diwujudkan melalui pelatihan teknis, lokakarya berkala, dan undangan pelatihan
langsung ke Korea Selatan.

Penandatanganan Perjanjian ini menjadi tonggak penting dalam transformasi sistem pengolahan
air di Kota Palembang, dengan menitikberatkan pada inovasi, kolaborasi internasional dan
keberlanjutan.

Setelah proyek selesai, seluruh perangkat dan sistem akan diserahkan dan menjadi milik penuh
Perumda Tirta Musi. Hal ini memperkuat posisi perusahaan sebagai penyelenggara layanan air
bersih yang andal, berbasis teknologi, dan berorientasi pada efisiensi berkelanjutan.(ril)