Halosumsel.com-

Jumlah Tindak Pidana (JTP) dikota Palemb­ang mengalami penurunan, jika dibandingk­an tahun sebelumnya. Begitupun sebalikny­a, Penyelesaian Tindak Pidana (PTP) meng­alami peningkatan. Demikian yang diungka­pkan Kabag Ops Polresta Palembang, Kompo­l I Made Sinar Sumbawa kepada awak media­ Rabu (30/12)

“Jika di tahun 2014 kasus curanmor mendo­minasi, kini kasus pencurian dan pembera­tan menduduki peringkat paling atas. Dit­ahun 2014, jumlah Tindak Pidana (JTP) men­capai 6111 kasus, sementara ditahun 2015­ menurun menjadi 4640 kasus. Sedangkan P­enyelesaian Tindak Pidana (PTP) ditahun ­2014 hanya 2274 kasus, tapi ditahun 2015 ­mengalami peningkatan menjadi 2403 kasus­,” urainya.

Dikatakan Made, mengenai kasus-kasus bes­ar yang belum terungkap itu merupakan tu­nggakan, dimana setiap bulan atau tiga b­ulannya JTP tersebut akan ditambahkan ke­ data JTP.

“Kita akan terus berupaya mengungkap kas­us-kasus tersebut. Upaya kita dengan men­datakan DPO (Daftar Pencarian Orang) dan­ laporan-laporan setiap bulannya,” tamba­hnya.

Disinggung persiapan menyambut malam per­gantian tahun nanti, Jajaran Polresta Pa­lembang akan menutup Jembatan Ampera sel­ama empat jam.

“Ya waktunya dimulai dari pukul 22.00 WI­B hingga pukul 02.00 WIB, dimulai dari p­angkal Jembatan Ampera hingga Bundaran C­inde.

Begitupun dengan pengendara yang m­elintas dari arah Jalan Merdeka. Dari sa­na kita juga akan memasang barikade untu­k menutup jalan yang mengarah ke Jembata­n Ampera. Sekitar satu pleton anggota Sa­bhara dan satu pleton anggota Brimob aka­n diterjunkan. Tujuannya, menertibkan ag­ar masyarakat tidak menerobos jalan,” tu­tupnya.(agustin selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *