Halosumsel.com-
Merebaknya isu lokasi yang akan diledakkan dibeberapa kota, yaitu Surabaya, Medan, Makasar, Palembang dan Jakarta, Satuan Intelkam Polresta Palembang terus akan melakukan monitoring, deteksi dini, lidik dan memantau pergerakan yang mencurigakan disetiap tempat. Hal ini diungkapkan Kasat Intelkam Polresta Palembang, Kompol Budi Santoso SIk kepada awak media.
“Anggota kita tetap akan melakukan berkordinasi dengan stecholder yang ada, baik itu dengan memantau pelaku yang pernah menjalani hukuman di Palembang. Menurut catatan kami, ada dua orang yang sudah bebas, namun mereka sudah meninggalkan kota ini. Namun demikian, tetap akan kita pantau pergerakannya,” beber Mantan Kapolsek Ilir Barat I Palembang itu.
Dikatakan Budi, untuk antisipasi masuknya para teroris, dirinya akan menerapkan wajib lapor dengan deteksi dini, terutama masuk di Markas Kota. Sementara seluruh anggota Satuan Intelkam sudah menyebar ditempat keramaian, tempat yang sering dikunjungi masyarakat maupun tempat yang dianggap rawan.
“Ya, kini kita himbau kepada masyarakat agar dapat menerapkan 1 X 24 Jam wajib lapor, mengaktifkan kembali Poskamling sehingga kamtibmas tetap terjaga dan aktifitas wargapun berjalan aman,” tutupnya. (agustin selfy)

