Halosumsel.com-
Pengeboman yang terjadi di Ibukota Jakarta, Kamis (13/1) membuat seluruh daerah di Indonesia meningkatkan pengamanan di daerah masing-masing salah satunya Sumatera Selatan (Sumsel).
“Kepada masyarakat tetap tenang dan selalu tingkatkan kewaspadaan,” kata Kapolda Sumsel, Irjen Pol Djoko Prastowo, usai melakukan audensi bersama dengan Pangdam II/swj, Mayjen Purwadi Mukson dan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, diruang rapat Gubernur Setda Provinsi Sumsel.
Ia menjelaskan, pihaknya juga selalu meningkatkan keamanan dan kewaspadaan serta berkoordinasi dengan setiap elemen baik pemerintah maupun masyarakat.
“Seperti Pangdam, dan lain sebagainya,” terangnya.
Untuk daerah yang menjadi fokus utama pengamanan, dirinya enggan untuk mengatakan hal tersebut. “Yang jelas saat ini kami telah meningkatkan keamanan dan kewaspadaan, namun bukan meningkatkan status kesiagaan. Kami juga meminta untuk tidak membuat kegaduhan yang mengakibatkan sesuatu hal yang merusak keamanan,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan oleh Pangdam II/Swj, Mayjen Purwadi Mukson.
Dikatakannya, kodam siap untuk melakukan pengamanan serta melakukan operasi-operasi disegala lini. Dirinya berharap kejadian yang terjadi saat ini tidak terjadi di Sumsel bahkan di Sumbagsel.
“Kami selalu melakukan koordinasi seluruh jajaran, baik kepolisian dan lain sebagainya,” terangnya.
Ditempat yang sama, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menambahkan, dirinya tidak mau mengomentari apa yang terjadi di ibukota DKI Jakarta. Namun, dirinya menghimbau untuk belajar dari apa yang terjadi saat ini.
“Kami telah bertemu dengan jajaran Kepolisian serta jajaran kodam untuk perencanaan dan persiapan pengamanan,” terangnya.
Namun, lanjut Alex, persiapan dan pengamanan sebagai upaya antisipasi tersebut belum dapat diberitahukan.
“Mudah-mudahanan kejadian saat ini tidak terjadi di Sumsel,dan kami selalu melakukan koordinasi dengan seluruh jajaran” terangnya.
Dirinya meminta seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan bersama. Selain itu dirinya juga menghimbau agar tidak melakukan pemberitaan yang memicu terjadinya konflik.
“Kami berharap juga masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan, semoga kejadian ini tidak terjadi di Sumsel,” tandasnya. (sofuan)
