Palembang, Halosumsel- Terkait viralnya pemberitaan anjloknya lift Hotel Airish dari lantai 4 itu sama sekali tidak benar, memang lift tersebut sempat mengalami kendala teknis namun bukan karena disebabkan oleh kerusakan struktural tapi karena disebabkan oleh aliran listrik yang tidak stabil.
Hal tersebut diungkapkan oleh General Manager Hotel Airish Simon Ari saat diwawancarai di Hotel Airish Jalan Sukabangun I No. 2233, Kecamatan Sukarami, Kamis (20/11/2025).
Simon mengakui bahwa sempat terjadi kendala pada lift Hotel Airish pada saat itu tapi pemberitaan tersebut tidak benar yang disebutkan sampai mengalami anjlok dan tidak benar sama sekali jika sampai disebutkan bahwa sempat ada yang terkurung selama 20 menit,
“Pada saat insident tersebut terjadi memang sempat terjadi kendala dengan salah satu lift kami yang disebabkan oleh ketidakstabilan listrik numun secara otomatis lift bergerak kelantai terdekat dan pintu juga secara otomatis terbuka berkat sistem standar keamanan lift”, jelasnya.
“Kami juga telah mengklarifikasi langsung kepada para pengunjung yang mengalami kejadian tersebut dan telah melakukan pengecekan secara internal bahwa insident tersebut hanya berdurasi selama 7 menit” lanjutnya.
Simon menambahkan bahwa terkait dengan kelayakan semua peralatan penunjang khususnya Lift sejak berdirinya Hotel Airish pada tahun 2018 telah memenuhi persyaratan dan sudah melalui proses reksa uji.
“Kami juga selalu rutin melakukan perawatan preventif untuk lift tersebut yang dilakukan oleh vendor dari pihak ketiga kami, selain itu sejauh ini kami juga sudah memiliki sistem panel listrik sendiri dan travo sendri”, terangnya.
Simon berkomitmen bahwa kepercayaan pelanggan adalah hal yang utama bagi pihaknya untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik, adanya insident kemarin tentu menjadi koreksi bagi Management Hotel Airish untuk mengantisipasi kejadian serupa ataupun kejadian lain yang dapat merugikan pelanggan.
“Kami berharap kami tidak akan kehilangan kepercayaan pelanggan dengan insident tersebut dan kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah mempercayai berita yang belum terverifikasi,”pungkasnya. (DM).

