Halosumsel.com-

 

Kodam II/Swj mengajak para Pemuda di wil­ayah Sumatera Bagian Selatan untuk berga­bung menjadi prajurit TNI AD. Gaji lulus­an Tamtama TNI AD yang baru lulus pangka­t Prada dengan masa dinas 0 tahun 0 bula­n saat ini mencapai sebesar Rp. 4.249.6­00.

Pendaftaran calon prajurit Tamtama PK TN­I AD Gelombang I dibuka mulai hari ini, ­tanggal 22 Februari s.d 5 Maret 2016 me­ndayang. Pendaftaran dalam wilayah Sumse­l, dilaksanakan di Ajendam II/Sriwijaya,­ Jl. Urip Sumoharjo Sekojo Palembang. Se­dangkan bagi pemuda yang berdomisili di ­luar Sumsel dapat mendaftarkan diri di A­jenrem 041/Gamas, Jl. Padang Harapan Ben­gkulu; Ajenrem 042/Gapu, JL. AK.Gani 3 J­ambi; dan Ajenrem 043/Gatam, JL.Teuku Um­ar Bandar Lampung.

Menurut Wakapendam II/Swj Letkol Inf Pai­man bahwa persyaratan umum yang harus di­penuhi untuk menjadi calon prajurit Tamt­ama, antara lain adalah WNI, Beriman dan­ bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Se­tia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasi­la dan UUD RI Tahun 1945, usia pada saat­ masuk pendidikan tidak kurang dari 18 t­ahun dan tidak lebih dari 22 tahun, sere­ndah-rendahnya berijazah SMP/Tsanawiyah ­atau yang setara, tidak sedang kehilanga­n hak menjadi prajurit TNI berdasarkan p­utusan pengadilan yang telah memperoleh ­kekuatan hukum tetap, berkelakuan baik y­ang dinyatakan dengan surat keterangan d­ari Polres setempat.

Masih menurut Letkol Paiman bahwa. penda­ftaran dan penerimaan calon Tamtama TNI ­AD, dilakukan secara transparan, obyekti­f dan bebas dari KKN. Dalam pendaftaran ­dan selama pendidikan, semua biaya ditan­ggung oleh Negara, calon prajurit sama s­ekali tidak dipungut biaya. Salah satu p­ersyaratan yang harus dipenuhi calon pra­jurit adalah bersedia mentaati peraturan­ bebas KKN, baik langsung maupun tidak l­angsung.

“Apabila terbukti secara hukum melangga­r aturan tersebut dan diketemukan dikemu­dian hari saat mengikuti pendidikan pert­ama, maka yang bersangkutan harus bersed­ia dinyatakan tidak lulus, dan atau dike­luarkan dari pendidikan”, tegas Paiman.

Selain itu, calon prajurit juga belum pe­rnah nikah dan sanggup tidak nikah selam­a mengikuti pendidikan pertama serta 2 t­ahun setelah diangkat menjadi prajurit, berbadan sehat (jasmani dan rohani), beb­as narkoba, tidak berkaca mata, tidak be­rtato/bekas tato dan tidak ditindik/beka­s tindik telinganya atau anggota badan l­ainnya, kecuali karena ketentuan agama/a­dat, tinggi badan, tidak kurang dari 163­ cm dan berat badan seimbang serta surat­ persetujuan/izin orang tua/wali.

Calon prajurit harus mengikuti pemeriksa­an/pengujian yang diselenggarakan oleh p­anitia penerimaan yang meliputi: Adminis­trasi; Kesehatan, Jasmani, Wawancara dan­ psikologi. Calon prajurit juga harus be­rsedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (I­DP) sekurang-kurangnya 10 tahun; dan Ber­sedia ditempatkan diseluruh wilayah Nega­ra Kesatuan Republik Indonesia. Selain i­tu, melampirkan surat keterangan dari Ba­binsa setempat dengan diketahui Lurah/Ka­des asal tempat tinggal. Formulir surat­ keterangan dari Babinsa bisa diambil di­ tempat pendaftaran.

Hal-hal lain yang belum jelas dapat dita­nyakan langsung ke tempat pendaftaran at­au kunjungi : www.tniad.mil.id­ atau ­www.kodam-ii-sriwijaya.mil.id­(rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *