Halosumsel.com –
Menyambut fenomena alam Gerhana Matahari Total (GMT) yang akan terjadi pada tanggal 9 Maret mendatang merupakan kesempatan baik bagi kota Palembang untuk mempromosikan wisata yang ada dikota pempek ini.
Disebutkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel Irene Chamelyn mengatakan sudah dipastikan akan ada 12 negara yang akan mengunjungi kota Palembang guna melihat fenomena alam GMT ini.
“12 negara tersebut yaitu Inggris, Amerika, Jerman, Prancis, Belgia, Hongkong China, Singapura, Jepang, Belanda, Korea dan Malaysia dan mereka sudah reservasi hotel disini,”ungkap Irene kepada awak media beberapa saat yang lalu.
Irene melanjutkan inilah kesempatan untuk menunjukkan ikon kebanggaan kota Palembang yakni Sungai Musi dan Jembatan Ampera tentunya.
“Sungai Musi merupakan sungai terpanjang kedua di Indonesia dan inilah waktunya kita menonjolkan Sungai Musi bukan hanya menjadi kebangaan Provinsi Sumsel saja namun harus menjadi kebanggaan Indonesia sehingga pemerintah tidak hanya memperhatikan laut dan pantai saja namun sungai pun bisa menjadi kunjungan wisata. Kita Pemprov Sumsel dengan Pemkot Palembang harus bersinergi karena acaranya sudah didepan mata,” ungkapnya.
Sementara itu Walikota Palembang, Harnojoyo mengatakan kota Palembang akan menjadi perhatian banyak orang pada saat event GMT nanti sebab akan ada 3 media internasional dan 10 media nasional yang akan menyiarkan secara langsung acara GMT di kota Palembang.
“Ini merupakan momen yang pas bagi kita untuk mempromosikan kota Palembang,”ujarnya
Harno menambahkan kota Palembang merupakan kota ketiga yang siap dalam menyambut fenomena GMT ini setelah Palu dan Bangka Belitung.
“Sebelum event GMT nanti kita akan mengadakan gotong royong dibawah Jembatan Ampera sehingga pada saat acara nanti bisa terlihat bersih dan indah dan kita pun akan meminta kepada Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk koordinasi dengan PT Pusri dan PT Pertamina mengenai masalah asap yang ditimbulkan sehingga pada saat GMT nanti asap tersebut jangan sampai menutupi pemandangan gerhana,”terang Harnojoyo.
(aisyah)

