Muara Enim, Halosumsel.com (11/06) Ditengah berbagai tantangan yang dihadapi Kabupaten Muara Enim pasca dinamika pemerintahan yang terjadi belakangan ini, Plt Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., mengambil langkah cepat dengan mengumpulkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan Tugas Perangkat Daerah di Ruang Rapat Pangripta Nusantara, Bappeda Muara Enim, Kamis (11/6).
Dalam rapat yang berlangsung penuh evaluasi tersebut, Sumarni secara terbuka membeberkan berbagai pekerjaan rumah (PR) besar yang masih membelit daerah penghasil energi terbesar di Sumatera Selatan itu.
Mulai dari infrastruktur jalan yang rusak, persoalan banjir, krisis pasokan listrik, layanan air bersih, hingga rendahnya sosialisasi sejumlah program unggulan pemerintah daerah.“Kita harus kembali kepada tujuan utama pemerintahan, yakni melayani masyarakat.
Program yang dibuat harus benar-benar menjawab kebutuhan warga, bukan sekadar menghabiskan anggaran,” tegas Sumarni di hadapan jajaran OPD.
Menurutnya, salah satu kelemahan yang selama ini terjadi adalah kurangnya sinkronisasi antara program pemerintah dengan kebutuhan riil masyarakat.Akibatnya, berbagai keluhan publik terus bermunculan meski pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk sejumlah kegiatan pembangunan.j
Jalan Rusak Tak Bisa Lagi Ditoleransi dalam arahannya, Sumarni memberi perhatian khusus terhadap kondisi jalan yang menjadi keluhan utama masyarakat di berbagai wilayah Muara Enim.
Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak peduli apakah status jalan berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten.yang mereka inginkan hanyalah akses jalan yang layak dan aman untuk dilalui.
Sudah banyak kejadian kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak. Saya minta PUPR melaporkan secara berkala progres penanganannya, termasuk koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat,” ujarnya.(ril jazz)

