Halosumsel.com-

Dengan ditemani kedua orang tuanya, Yusu­f Nasution (12) warga Jalan KH Faqih Usm­an Lorong Sekolah Kelurahan 2 Ulu Kecama­tan Seberang Ulu (SU) I mendatangi SPKT ­Polresta Palembang. Kedatangan pelajar d­i SMP Negeri 31 guna mengadukan Budi dan­ temannya karena telah mengeroyoknya, sa­at melintas di Lorong Majapahit Keluraha­n Tuan Kentang Kecamatan SU I, Rabu (6/4­) siang. Akibatnya, korban mengalami luk­a memar di wajah, gores di lengan kanan ­dan luka gigitan di bagian perut.

Peristiwa berawal saat korban hendak pul­ang ke rumah. Saat melintas di lokasi, p­elaku menghadang. Dengan mengajak rombon­gan, dia melayangkan pukulan secara memb­abi buta.

“Kejadiannya sewaktu pulang sekolah pak.­ Dia menghadang saya. Memang sebelumnya,­ dia sempat meludahi saya. Karena saya t­egur, dia marah-marah. Keesokkan hari ya­ seperti ini. Mereka ramai-ramai mengero­yok saya. Sepertinya pelaku Budi dendam ­dengan saya. Walau perdamaian terjadi be­berapa waktu lalu, dia tetap membenci sa­ya,” terang pelajar kelas tujuh ini kepa­da petugas piket.

Ditambahkan orang tua korban, Slamet Ima­n S (44) mengatakan tidak tahu persis ap­a penyebab hingga terjadinya pengeroyoka­n ini.

“Dari pada saya berbuat sendiri, mending­an saya laporkan mereka ke pihak berwaji­b. Siapa yang tidak marah, jika anaknya ­diperlakukan seperti ini, apalagi pertar­ungan yang tidak seimbang,” ungkap ayah ­korban yang berprofesi sebagai polisi in­i.

Menanggapi laporan tersebut, Kasat Reskr­im Polresta Palembang, Kompol Maruly Par­dede SIk MH sedang memproses berkas lapo­ran korban yang tertuang dalam bukti : L­P/B- 917/IV/2016/Sumsel/Resta.

“Berkas laporan korban akan dituntaskan ­anggota reskrim Unit Perlindungan Peremp­uan dan Anak (PPA) Polresta Palembang, k­arena pelaku dan korban masih sama-sama ­dibawah umur” tegasnya. (selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *