Halosumsel.com-
Isak tangis pecah dikediaman keluarga David dan Ujang, Jalan A Yani Lorong Manggis Kelurahan Silaberanti Kecamatan Seberang Ulu (SU) I . Pasalnya, kedua bocah, Dicky (12) dan Nur Aini (12) yang masih duduk di bangku SMP ini ditemukan sudah tidak bernyawa setelah tenggelam di aliran DAM persis di belakang Bank SumselBabel Jakabaring Kelurahan 15 Ulu pada Kamis (14/4).
“Sebelumnya, Dicky dan Nur Aini menjemput saya di rumah, dia bilang mau kerja kelompok. Lalu, kami bersama menjemput teman yang lainnya yaitu Bunga, Putri, Tiara, dan Dewi. Bukannya mau kerja kelompok, Dicky malah mengajak kami berenang,” urai teman korban, Nanda (12) yang merupakan saksi mata saat peristiwa naas itu berlangsung.
Tiga diantaranya terpancing untuk berenang sementara empat lainnya masih menunggu.
“Yang loncat pertama Dicky, lalu saya dan Nur Aini menyusul. Empat teman kami yang lain masih berada di atas. Tidak lama, Dicky dan Nur Aini terseret arus dan saya pun sempet tenggelam. Beruntung saya bisa diselamatkan bapak-bapak, tapi kedua teman saya itu terseret jauh. Saya tidak berhasil menolongnya pak,” tambah Nanda ketakutan.
Dengan wajah sedih dan gugup, Nanda langsung mendatangi rumah korban dan memberitahukan kejadian ini kepada orang tuanya masing-masing.
“Kedua orang tuanya itu posisi rumahnya berdekatan. Saya langsung memberitahukan kejadian ini pak,” jelasnya.
Ditengah pencarian, akhirnya kedua jenazah bocah ini pun ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian. Dengan menggunakan mobil patroli Polsek Seberang Ulu I kedua korban dibawa ke rumahnya masing-masing.
Kanit Sabhara Polsek SU I, Aiptu J Raharjo saat ditemui di rumah duka mengatakan, setelah mendapatkan informasi ada bocah tenggelam, ia bersama anggotanya langsung turun kelokasi kejadian.
“Saat kita datang, jenazah sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa lagi. Tidak ada unsur kriminalitas dalam peristiwa ini. Kedua korban ini murni meninggal karena tenggelam,” tegasnya. (selfy)
