Halosumsel.com-

Dirjen Perkeretaapain Departemen Perhubungan Hermanto Dwiatmokomengatakan sumber daya manusia, (SDM) dibidang perkeretaapian Indonesia saat ini sangat terbatas.

Keterbatasan ini sangat terasa, sete dibangunnya beberapa proyek keretaapi, seperti Light Rapid Transit (LRT) dan Mass Rapid Transit (MRT). Pihak Depertemen Perhubungan saat tugas (proyek) ini berlangsung kesulitan untuk mencari konsultan dan SDM di bidang teknis.

“Saat tugas berjalan kita susah mencari konsultan susah.   SDM teknik perkeretaapian sangat terbatas,” katanya di Banda Aceh Senin (18/4).

Dirjen Perkeretaapian, Hermanto Dwiatmoko yang berbicara pada Seminar Nasional yang diselenggarakn Forum Studi Transportasi  antar Perguruan Tinggi (FSTPT) di Balai Keurukon, Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala Banda Aceh mengungkapkan pihaknya akan merangkul perguruan tinggi agar kekurangan SDM ini dapat segera diatasi.

Meski tanpa menyebut statistik, menurut Hermanto, saat ini di Indonesia baru ada dua perguruan tinggi yang memiliki kurikulum dan bidang studi tentsng perkeretaapian. Satu di Bekasi dan yang lainnya di Madiun. Kedua sekolah ini dibawah naungan Departemen Perhubungan.

Minimnya SDM ini, katanya, mendesak pihak Perhubungan untuk mempercepat peningkatan SDM  bidang perkeretaapian. Seperti Bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknik.

Dia juga berharap pihak perguruan tinggi, juga dapat menyusun kurikulum bidang perkeretaapian, terutama melahirkan master-master di bidangnya yang masih minim tersebut. (Iis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *