Halosumsel.com-

Berharap kedepannya menjadi petugas keamanan (security_red) Pertamina, Saiful (50) warga Jalan Slamat Riyadi Kelurahan Lawang Kidul Kelurahan 5 Ilir Kecamatan IT II malah mengalami korban penipuan pelaku Rian Saputra (38). Tak tanggung-tanggung, uang tunai sebanyak Rp 20 juta pin digelontorkan untuk pekerjaan tersebut pada Januari 2015 silam.

Diungkapkan korban, saat itu dirinya dikenalkan pelaku melalui adik iparnya, Erna. Lalu, mereka janjian bertemu dengan mendatangi rumah kontrakan pelaku, Jalan Prajurit Nasaruddin Kelurahan Kalidoni Kecamatan Kalidoni. Pelaku mengatakan kalau dirinya sedang mencari orang untuk bekerja sebagai security Pertamina. Sebagai persyaratan korban harus menyelesaikan uang administrasinya.

“Yang akan bekerja menjadi security itu anak saya pak, kebetulan dia baru tamat SMA. Mendengar informasi dan uang segitu saya setuju. Memang sebelumnya dia minta Rp 25 juta, tapi dealnya Rp 20 juta. Sebanyak empat kali transfer saya kirimkan ke pelaku yang mengaku sebagai salah satu pimpinan di Pertamina bagian migas,” jelasnya kepada penyidik.

Lebih jauh, pelaku menjanjikan pekerjaan itu akan di mulai pada bulan Agustus 2015 lalu, namun sampai sekarang tidak juga terlaksana.

“Dia bilang anak saya langsungbkerja tanpa tes lagi. Dari itu saya mencari tahu kebenarannya mendatangi kantor Pertamina, ternyata pelaku tidak berkerja disana. Yang lebih mengecewakan, pelaku itu tidak lagi mengontrak di rumah yang kami datangi sebelumnya, bahkan nomor handphonenya pun tidak pernah aktif,” tambahnya kesal.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SIk MH menerangkan, pihaknya sudah melimpahkan berkas laporan korban yang tertuang dalam LP/B-1033/2016/Sumsel/Resta ke unit reskrim.

“Korban saat ini masih dimintai keterangan oleh penyidik, segera mungkin kami akan tangkap pelakunya,” tegasnya. (selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *