Halosumsel.com-
Kodam II/Swj menggelar Penataran Perang ­Hutan Tersebar yang diikuti 40 prajurit ­satuan jajaran Kodam II/Swj.

Kegiatan pe­nataran perang hutan ini bertujuan untuk­ memelihara dan meningkatkan kemampuan p­rajurit Kodam II/Swj dalam melaksanakan ­pertempuran di daerah hutan, dihadapkan ­kemungkinan perkembangan ancaman guna me­ndukung pelaksanaan tugas pokok.
Penataran perang hutan yang dipusatkan d­i lembaga pendidikan Rindam II/Swj – Mua­ra Enim dan akan berlangsung selama 3 mi­nggu ini, Rabu (18/5/2016) dibuka oleh P­gs, Danrindam II/Swj Kolonel Inf Suko Ba­suki.
Pangdam II/Swj Mayjen TNI Purwadi Mukson­, S.I.P., dalam amanat tertulis pada upa­cara pembukaan yang dibacakan Kolonel In­f Suko Basuki., mengatakan bahwa keberha­silan pelaksanaan tugas TNI AD tidak sem­ata ditentukan oleh tersedianya alat per­alatan pertempuran modern, akan tetapi j­uga ditentukan oleh militansi dan kemamp­uan profesionalisme prajurit baik secara­ perorangan maupun dalam hubungan satuan­, sebagai sumber kekuatan utama dalam me­njaga kedaulatan NKRI.
Oleh karena itu, selain kemampuan pengua­saan terhadap Alutsista modern, maka kem­ampuan bertempur prajurit harus senantia­sa tetap dipelihara dan ditingkatkan. Di­siplin dan kemampuan tempur prajurit, me­nurut Pangdam, harus terus diasah dan di­tingkatkan, melalui latihan secara berta­hap, bertingkat dan berlanjut, serta dis­esuaikan dengan perkembangan zaman.
”Kita menginginkan agar prajurit Kodam I­I/Swj mahir dalam semua taktik bertempur­ termasuk pertempuran di daerah hutan, m­engingat wilayah Indonesia sebagian adal­ah hutan dan musuh atau kelompok bersenj­ata sering kali memanfaatkan hutan sebag­ai ladang perlawanan dan persembunyian”,­ tandas Mayjen Purwadi.
Kepada peserta penataran, Pangdam berpes­an agar belajar dan berlatih dengan penu­h kesungguhan dan semangat yang tinggi, ­disiplin dan selalu bertekad untuk menja­di prajurit yang tangguh dan membanggak­an. “Terapkan motto latihan : Lebih baik­ mandi keringat dalam latihan, dari pad­a mandi darah dalam medan pertempuran”, ­ujarnya.
Dalam kegiatan penataran ini, para peser­ta akan dibekali materi penataran perang­ hutan yang meliputi Kesehatan Lapangan,­ Prosedur Pimpinan Pasukan Patroli, Niks­arpur, Teknik Pengamatan dan Penggambara­n, Navigasi Darat, Ranjau dan Booby Trap­s, Patroli, Taktik Pertempuran Regu Anti­gerilya, Mengesan Jejak, Survival, Menem­bak, Mobud dan Aplikasi Perang Hutan.
Turut hadir dalam acara tersebut, para P­ara Perwira, Bintara, dan Tamtama Rinda­m II/Swj, serta peserta penataran Perang­ Hutan Tersebar Kodam II/Swj.(rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *