Halosumsel.com-
Pedagang di pusat pertokoan di wilayah Kecamatan Betung kabupaten Banyuasin kini mulai dibuat resah, pasalnya menjelang bulan suci Ramadhon sudah banyak bermunculan sekelompok pengamen musiman, mereka terlihat ada sosok lelaki cacat sampai ke ibu-ibu yang rela dalam aktipitasnya sembari mengendong anak bayi.
Ulan (27) salah satu pelanggan ditoko manisan mengaku dirinya merasa prihatin melihat seorang ibu mengamen sebari mengendong anak kecil. “Memprihatinkan sekali nasib ibu itu, memang akhir-akhir ini banyak pengamen yang bermunculan “, terangnya.
Hal senada diutarakan Rudi, yang membuka usahanya dikawasan pertokoan mengaku gerah, karena setiap menjelang bulan suci selaku kedatangan rombongan gepeng di Beting ini.
Yang diherankan olehnya, mengapa pihak pemerintah Kecamatan Betung atau Banyuasin tidak melakukan antisipasi dengan melakukan pencegahan, padahal aksi para gepeng itu sudah membuat pedagang dan pelangganya resah.
Untuk itu dirinya berharap pemerintah banyuasin dapat menertibkan pengamen atau para gepeng itu, karena jelas mereka itu bukan asal banyuasin. “Ya harapan kami agar pemerintah banyuasin segera menertibkan aktipitas itu atau setidaknya dilakukan program peduli untuk para gepeng”, pungkasnya.(waluyo)

