Halosumsel.com-

Selama tiga pekan ini sudah ada puluhan ekor sapi milik warga Betung raib dicuri sekelompok kawanan maling, hilangnya hewan ternak milik warga itu ada yang sedang digembalakan dalam areal perkebunan Perusahaan baik Karet maupun kelapa sawit bahkan sering juga saat ternak sapi tersebut dalam kandangnya.

Modus pelaku pencuri hewan ternak itu ada yang langsung dipotong dalam kandang dan ditinggal bagian jerohan dan kepalanya, ada juga sistim diracun dengan putas ada yang dicuri hingga pemilik kebingungan mencarinya.

Giman warga Betung mengaku sapinya hilang ditempat areal pengembalaan dan ketahuan sapinya hilang setelah yang lain pulang dikandangkan (20/6) petang kemarin, ternyata ada satu ekor induk sapinya tidak ada dan berusaha dicarinya ditempat tetangganya hingga pagi harinya masih juga tidak diketemukan, jelasnya saat berbincang dengan wartawan ini (21/6).

Pokoknya sekarang dibetung selama memasuki bulan suci Ramadhan ini jumlah sapi yang hilang sudah mencapai puluhan ekor, selain hilang dicuri juga ada yang mati diracun dengan putas, sehingga harus dijual dengan harga murah, namun itu juga termasuk aksi kawanan maling, katanya.

Yang terjadi kehilangan sapinya itu kata Giman, diwilayah Betung Krawo, Bukit, Suka Mulya, paling selang dua hari saja pasti ada kabar sapi milik warga yang hilang dan aksi itulah yang bikin resah warga khususnya pemilik ternak sapi, imbuh Timan juga sebagai peternak sapi di Betung.

Timan menambahkan, memang kejadian semacam itu sudah berlangsung lama, setiap memasuki bulan puasa dan hari raya Idbul Fitri, aksi kawanan maling khusus ternak sapi dan kambing membuat resah.

Namun kata Timan, dirinya sudah memahami situasi secaman itu, maka dirinya selalu berwaspada, walau juga puluhan sapi miliknya digembalakan diareal perusahaan itu kalau memasuki bulan-bulan seperti ini tidak sendirian, tetapi meminta dibantu anaknya untuk mengawasi hewan ternaknya diareal pengembalaan, ujarnya.

Masih kata Dia, memang biasanya warga yang kehilangan ternaknya enhgan melapor kepihak berwajib, paling ada laporan hanya sebatas pada Ketua RT saja, karena dilaporkan juga pelakunya juga tidak pernah ada yang tertangkap dan ternaknya yang hilang pun tidak diketemukanya, tandasnya.

Aksi kawanan maling di Betung ini juga termasuk sudah merajalela, sebab bukan hanya hewan ternak saja yang menjadi sasaran, seperti di Kampung Purbalingga Betung sekarang ini justru lebih meresahkan.

Dalam sepekan yang lalu ada dua unit Ranmor raib, satu diantaranya milik Pak RT dan Udin Kambing, bukan hanya itu rumah Anggota DPRD Banyuasin di Kampung tersebut pun menjadi sasaran.

Hingga saat ini dikampung kami ini memang sedang resah dari aksi kawanan maling dan anehnya itu aksi itu justru masih waktu Umat Muskim sedang menjalankan Sholat Teraweh, cetus Yanti warga setempat.
(waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *