Halosumsel.com-
Untuk menekan kenaikan harga sembako pada bulan suci Ramadhan 1437 H maka digelar perasi pasar murah oleh Dinas UKM dan Dinas Perindag Banyuasin, di pasar tradisional Sembawa. Kegiatan tersebut sekaligus memantau quota komoditi sembako kebutuhan warga, selama bulan puasa hingga jelang Idul Fitri.
Dalam pelaksanaannya Dinas UKM dan Dinas Perindag Kabupaten Banyuasin melakukan kerjasama dengan Bulog Drive Sumsel. Digelar di 6 lokasi pasar murah, yakni di pasar Sukajadi Kecamayan Talang Kelapa, Pasar Pangkalan Balai, Pasar Betung, Lapangan Bola Mariana Banyuasi I, serta pasar murah di Desa Sungai Rambutan.
Keterangan Kepala Dinas Diskoperindag Banyuasin Hj Ria Apriani mengungkapkan, untuk hari ini pasar murah digelar di Pasar Tradisional Pangkalan Balai Kelurahan Sembawa, dengan menjual sembako dan daging sapi.
Rinciannya tepung terigu 240 Kg, 240 Kg minyak goreng, 250 Kg gula dan 150 Kg daging sapi, dengan harga murah dibawah pasaran. Sekaligus sebagai antisipasi agar masyarakat tidak melakukan penimbunan sembako biasanya terjadi mendekati lebaran
“Agar tepat sasaran pembeli diharuskan membawa kartu tanda pengenal seperti KTP ataupun Kartu Keluarga, agar bisa didata dan dicatat oleh petugas. Tujuannya supaya tidak tumpang tindih, dalam satu paket sembako berisi masing-masing satu jenis lebutuhan bagi satu keluarga” ungkap Ria.
Ini juga sebagai upaya pihak dinas pasar menghindari lonjakan permainan harga mendekati lebaran. Biasanya banyak oknum yang melakukan penimbunan sembako sehingga konsumen masyarakatlah yang dirugikan.
Ketua Kadin UKM Banyuasin M Fauzi mengatakan, pada saat pembukaan operasi pasar murah ini sudah ditunggu oleh masyarakat, bahkan sebelum pembukaan sudah banyak antrian masyarakat.
“Iya ini 2 jam jam saja. sembako dan daging habis diserbu masyarakat yang datang. Jadi antusias sekali masyarakat untuk membeli sembako murah memang sudah terlihat sebelum pembukaan. Ini akan tetap kita awasi, agar jangan sampai kegiatan pasar murah ini dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, membeli dengan harga murah tetapi dijual dengan harga normal,” tanggapnya.
Operasi pasar murah ini tujuannya untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, mendekati lebaran. “Baru satu kali kita adakan, tinggal 5 kali lagi kita akan lakukan, semoga bisa membantu masyarakat dan menstabilkan harga-harga sembako” harap ketua Kadin UKM Banyuasin. (waluyo)

