Halosumsel.com-
Tokoh Adat Masyarakat Betung, Sumarlin mengajak segenap tokoh masyarakat baik asal kelahiran dari Jawa maupun kelahiran Sumatera khususnya yang berdumisili diwilayah Kecamatan Betung Banyuasin Sumsel untuk tetap mampu mempertahankan tradisi budaya jawa dalam berbagai kegiatan terutama tradisi ikrar pengantin.
Tujuan untuk menguri-uri atau melestarikan budaya dan tradisi itu agar anak cucung kita nanti tidak kehilangan jatidiri dari adat-istiadat budaya yang secara turun-menurun sudah menyatu dalam jiwa raga kita.
Mirisnya jika nanti generasi anak bangsa ini sampai belajar budaya tradisi kita justru dengan bangsa asing, jika itu yang terjadi tentu akan lebih memprihatinkan, terang tokoh adat adal Pinorogo jawa timur Sumarlin kepada media ini usai mengikrarkan temu pengaten disalah satu pesta pernikahan warga di Kelurahan Betung (17/7).
Dikatakan Sumarlin, melestarikan budaya daerah sendiri itu penting, sebab untuk mengetahui jatidiri bangsa yang secara kultural tampak kokoh nilai-nilai luhur bangsa dan negara bahkan dengan mampu mempertahankan melestarikan budaya tradisi bangsa ini akan kewibawaan bangsa semakin dikenal secara mendunia.
Dia kwatirkan, jika sampai tradisi budaya bangsa khususnya dari tanah jawa ini justru dikuasai oleh bangsa asing, sebab saat sekarang ini justru bangsa ading dari China, German, Amirica dan Jepang lebih menyukai budaya kita khususnya dari Jawa.
Untuk itu Sumarlin mengajak khususnya warga asal keturunan dari Darah Jawa mari kita lestarikan budaya ini mulai tatacara menyambut kelahiran anak, prosesi khitanan apalagi dengan tatacara pernikahan itu lebih penting.
Walaupun tidak sepenuhnya dilaksanakan tatacaranya itu, namun setidaknya secara garis besarnya saja tetapi tidak mengurangi maknanya saja itu sudah bagus, tetapi lebih baik jika mampu kita segelanggara supaya nampak aslinya.
Tradisi budaya daerah kita di Tanah Air cukup beragam dari Sabang-Meraoke dan itu merupakan aset warisan nenek moyang kita, maka khususnya bagi warga keturunan darah jawa yang ada di Betung dan Sumsel ini mari kita bangun kembali guna melestarikan budaya tradisi kita agar tampak keaslian agar anak cucung selaku generasi penerus sekalipun hidup diera modern hal itu tetap tampil lebih modern juga, harapnya.(waluyo)

