Halosumsel.com-

Mengaku butuh uang untuk biaya persalinan anak keduanya di RS Benteng, Yayan Azkari (25) warga Jalan Urip Sumoharjo Sekojo Kecamatan Ilir Timur II nekat membedat mini market Alfamart beberapa waktu lalu, yang lokasinya tidak jauh dari rumah tersangka dengan menggunakan linggis.

Akibatnya, tersangka yang kesehariannya berprofesi sebagai sopir jurusan Patal – Pusri meringkuk dibalik jeruji besi sel tahanan Polresta Palembang, dengan butiran timah panas yang tembus dikedua kakinya. Tak hanya itu, dua penadahnya juga turut dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kepada petugas, tersangka Yayan mengaku butuh uang untuk biaya persalinan isteri dan orang tuanya yang tinggal di Muratara.

“Saya beraksi sendiri. Dengan menggunakan linggis, saya bedat pintu depan. Sedikitnya, 50 pak rokok Sampoerna saya ambil. Kesemuannya sudah saya jual, keseluruhan terkumpul Rp 7 juta. Kini uangnya telah habis pak,” papar ayah dua anak ini.

Sedangkan Novriansyah (29) mengaku tidak tahu kalau rokok yang dibelinya dari tersangka merupakan hasil pencurian.

“Saya tidak tahu kalau hasil curian pak. Dia bilang menang permainan di pasar malam Talang Buruk. Dia jual lima pak rokok seharga Rp 650 ribu, jadi perbungkusnya dia hargai Rp 13 ribu. Saya pikir, lumayan harga miring,” beber warga Jalan Urip Sumoharjo Lorong Yayasan IV Kelurahan 2 Ilir.

Pernyataan yang sama diungkapkan Azizah (39) hanya saja pedagang ini membeli hasil curian tersangka Yayan lebih banyak.

“Saya beli sebanyak 36 pak seharga Rp 4,6 juta pak,” tambah warga Jalan Sosial RT 07 RW 02 No 330 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarame .

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SH SIk MH membenarkan adanya penangkapan tersangka.

“Mereka masih dalam pengawasan anggota kami. Tersangka Yayan terpaksa kami lumpuhkan, karena mencoba untuk kabur dari anggota,” bebernya. (agustin selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *