Halosumsel.com-
Terpengaruh dengan kalung emas harga miring, ditambah lagi dengan ungkapan orang tuanya sedang sakit keras dan butuh dana cepat, M Septian (23) warga Komplek TNI AL Kecamatan Ilir Timur (IT) II harus merugi sebesar Rp 4 juta. Mahasiswa ini ditipu tersangka Maryanto alias Yanto (32) warga Dusun Gardu Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin, saat bertemu di Jalan Merdeka depan Monpera Kecamatan Ilir Barat I pada Selasa (24/5) pukul 13.00 WIB.
Tertangkapnya tersangka ini saat korban sengaja mencarinya di seputaran Monpera. Tanpa disengaja, tersangka yang kesehariannya sebagai petani ini ternyata nyambi sebagai pelaku hipnotis. Dengan barang bukti tas, beberapa lembar pakaian dan celana, dompet berisi jimat serta kalung emas palsu, disita untuk pengusutan lebih lanjut.
Kepada petugas, tersangka mengaku melakukan aksinya ini sendiri, namun diajarkan temannya yang sering nongkrong di pasar 16 Ilir.
“Saya bilang orang tua saya sedang sakit, butuh uang cepat. Terhitung sudah dua kali saya lakukan penipuan ini, pertama saya mendapatkan uang Rp 8 juta dan kedua yang ini. Kalung emas sepuhan itu saya jual kepada korban Rp 6 juta, tapi dibeli korban Rp 4 juta. Kini uangnya telah habis untuk beli baju, kirim istri dikampung dan berfoya-foya pak,” ungkap ayah tiga anak ini.
Sementara korban sendiri, ketika diwawancarai menjelaskan kalau korban menemuinya dengan menangis minta tolong kalau Ibunya sedang sakit keras. Dengan mengatakan kalau kalung emas palsu itu seharga Rp 12 juta dengan berat tiga suku, tersangka bermaksud menjual dua kalung tersebut ke Palembang Square.
“Dia bilang tidak sempat ke toko emas, karena dia mau cepat. Dia jual kalung emas dengan berat tiga suku ini sebesar Rp 6 juta, karena saya mempercayainya jadi saya bayar Rp 4 juta. Saya tidak menyangka, kalau nyawa Ibunya dipertaruhkan. Buka saya saja menjadi korbannya, ada satu lagi selain saya dan waktunya juga hampir bersamaan,” tutur mahasiswa ini saat diperiksa petugas piket reskrim.
Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SH SIk MH menjelaskan kalau tersangka masih dalam pemeriksaan intensif anggotanya.
“Tersangka ini ditangkap warga dan diamankan anggota Binmas ke sini. Kini penyidik masih melakukan pemeriksaan dan kami akan kembangkan kasusnya,” ujar Maruly, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya. (agustin selfy)

