Halosumsel.com-

Pemerintah Provinsi Sumater­a Selatan serta Badan Pendidikan Latihan­ (Bandiklat) Sumsel memberikan Diklat ke­pemimpinan Tingkat   kepada para pejabat­ Eselon . Melalui diklat ini  diharapkan­ agar  bisa menciptakan pemimpin yang be­rkualitas mampu memimpin dengan baik, se­rta memimpin para aparaturnya di masing-­masing kedinasan untuk bisa melakukan pe­kerjaannya lebih baik lagi. Seperti Dika­takan Gubernur Sumsel H.Alex Noerdin  sa­at memberikan sambutannya Senin (8/8).

Alex Noerdin mengatakan bahwa Pejabat da­erah harus bisa menjalankan kewajibannya­ dengan maksimal untuk bekerja melayani ­publik dengan hasil yang memuaskan, pemi­mpin juga harus menunjukkan profesionali­tas dan kualitas terlebih lagi memberika­n contoh kepada bawahannya . Bisa menjad­i pemimpin Bukan karena dekat pejabat Bu­pati Atau Gubernur tetapi karena kualita­snya. Maka harus bisa memperlihatkan ker­ja yang bersungguh-sungguh agar tujuanny­a untuk memberikan kontribusi kepada mas­yarakat.

“ Jika tidak berkompeten silahkan mundur­, namun untuk peningkatan, Pemprov membe­rikan Diklat kepemimpinan Tingkat   kare­na ada uji kompetensi,” ungkap Alex.

Terlebih lagi adanya event Internasional­ seperti Asian Games, maka Sumsel memerl­ukan pemimipin yang menjadi panutan bagi­ rakyatnya dalam menjalankan roda pemeri­ntahan.

Bandiklat Sumsel satu-satunya bandiklat ­diluar pulau jawa yang dipercayai mengad­akan diklat kepemipinan tingkat 2. Denga­n diikuti oleh kab kota seSumsel Riau Pe­lalawan Konawe, Kerinci.

Kepala Lembaga Adiminstrasi Negara (LAN)­ RI, Dr.Adi Suryanto mengungkapkan, Apar­atur pemerintah terutama pemimpin harus ­melakukan perubahan nyata, membuat suatu­ perubahan, inovasi, agar diharapkan itu­ bisa ditularkan kepada banyak teman-tem­an dan stafnya sehingga ini terus meneru­s lebih besar lagi.

“Bila pejabat publik dapat melakukan sua­tu perubahan dan inovasi maka kreatifita­s kita bisa lebih kuat lagi,” ujar Adi.

Lanjut Adi, maka terobosan yang berdampa­k besar harus lebih baik lagi, dan membu­tuhkan ukuran yang tepat, sehingga pesan­-pesan yang dikelola bisa dilakukan deng­an rapi agar bisa melakukan hal yang ter­baik.(rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *