Halosumsel.com-

Sampai saat ini penyidik reskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang masih terus melakukan pemeriksaan laporan korban KY (8) yang mengaku sudah dicabuli petugas pembersih Mushollah Nurul Amal, Jalan Bambang Utoyo Lorong Bugis Kelurahan 3 Ilir, Teguh (40) pada Senin (22/8) dan Rabu (24/8) pukul 08.30 WIB tepatnya di dalam kamar mandi dan di dalam Mushollah Nurul Amal.

“Berkasnya masih kami lengkapi. Orang tua korban sudah kita ambil keterangannya,” papar Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SH SIk MH ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, kemarin.

Peristiwa pencabulan ini dilaporkan ayah korban KY, Iwan Dermawan (27) warga Jalan Penyaringan Lorong Kebun H Yasin No 134 B RT 04 RW 06 Kelurahan 3 Ilir ke Mapolresta Palembang.

Terungkapnya kejadian ini saat Ibu korban mendapat cerita dari tetangganya, Pipit.

“Pipit bilang, anak saya sudah dilecehkan pelaku. Ketika saya tanya, ternyata dia membenarkan kejadian tersebut. Pelaku itu membawanya ke kamar mandi, memegang kemaluan anak saya. Bukan itu saja, dia memaksa anak saya memegang kemaluannya,” jelas ayah dua anak ini saat diwawancarai wartawan.

Dikatakan Iwan, kedatangan anaknya ke Mushollah tidak lain untuk kepentingan mengaji.

“Pantas saja anak saya tidak mau ngaji lagi. Ternyata dia takut dengan pelaku. Saya takut kalau menimpa anak-anak lainnya. Memang jam ngaji anak saya pagi, pukul 06.30 WIB,” tandasnya. (agustin selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *