Halosumsel.com-

Usai dari liputan di Kabupa­ten Banyuasin, Ahmad Harmanto wartawan d­ari MMC Group kemarin petang (9/9) sekit­ar pukul 17.30 wib nyaris menjadi korban­ aksi kawanan begal diruas Jalan lintas ­timur (jalintim) sumatra tepatnya dikawa­san perkebunan PTPN 7 Unit Musilandas-Pt­. Melania Talang Kelapa Banyuasin Sumsel­.

Ahmad Harmanto meluncur seorang diri he­ndak pulang ke Palembang usai melakukan ­liputan di pusat perkantoran Pemkab Bany­uasin dengan mengendarai sepeda motor je­nis VARIO warna merah itu tiba dilokasi ­kejadian dihadang tiga orang tak kenal d­engan ancaman senjata api.

Karuan saja Ahmad Harmanto kaget, apala­gi dari tiga pelaku begal tersebut ada y­ang meletuskan pelor senpinya kearah ata­s dan membuatnya terjatuh.

Beruntung Ahmad terjatuh setelah ada le­tupan suara pelor itu, sehingga selamat ­dari ancaman kawanan begal, namun masih ­terlihat traumanya dan mengaku kaget ger­akan pelaku begal itu sangat cepat sekal­i.

Masih kata Ahmad Harmanto, sebenarnya s­udah biasa kalau pulang liputan dari Ban­yuasin itu sampai larut malam juga seora­ng diri, mungkin itu hampir saja naas na­sibnya dan saat kejadian pun kondisi ken­daraan yang melintas baik dari arah Pale­mbang maupun dari arah Betung kendaraan ­sedang sepi.

Yang membuat saya tidak habis pikir itu­, sebelum beranjak pulang saat masih ngo­brol dengan kawan-kawan awak media di Ge­dung DPRD Banyuasin membincangkan masala­h aksi begal dikawasan itulah, karena da­lam sepekan ini ada salah seorang temany­a termasuk orang yang paling disegani di­ Banyuasin saat pulang ke Palembang juga­ nyaris kena begal.

Kemungkinan kawanan begal itu melihat o­rangnya melawan dan mungkin kenal dengan­ calon korbanengenali, akhirnya para beg­al itu berusaha ngacir duluan, sialnya k­etika dirinya luncuran pulang seorang di­ri, justru nyaris menjadi korban, kata A­hmad Harmanto sembari mengucap menyayang­kan kawanan begal itu terlalu bodoh dala­m aksinya.(waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *