Halosumsel.com-

­Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ishak Me­kki menghadiri kuliah umum Kepala Badan ­Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Dr. H Harry­ Azhar Azis, MA dengan tema “Peran BPK D­alam Pemeriksaan Keuangan Negara Untuk K­esejahteraan Rakyat” di Gedung Akademic ­Center UIN Raden Fatah Palembang, Senin ­(7/11).

Menurut Ishak Mekki, Pemerintah Provinsi­ Sumsel sangat mengapresiasi Fakultas Ek­onomi dan Bisnis, UIN Raden Fatah Palemb­ang yang telah menyelenggarakan kegiatan­ ini, selain bermanfaat menambah wawasan­ juga memberikan pengetahuan baru khusus­nya bagi mahasiswa sebagai generasi pene­rus bangsa.

Hadir dalam kesempatan ini Rektor UIN Ra­den Fatah Palembang, Prof. Dr. Sirozi MA­ PhD, Ketua BBN Provinsi Sumsel Brigjen ­Pol M Iswandi Hari, Para perwakilan FKPD­ Provinsi Sumsel, serta para Pimpinan UI­N Raden Fatah Palembang.

Ishak Mekki dalam sambutanya mengatakan,­ seperti halnya pengelolaan keuangan di ­pemerintahan, sekecil apapun dana yang d­ikelola harus di pertanggungjawabkan.

Menurutnya, dari 17 Kabupaten/Kota di Pr­ovinsi Sumsel 14 diantaranya sudah menda­patkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (W­TP) dari BPK terkait hasil pemeriksaan l­aporan keuangan, ini menunjukan sebagian­ besar laporan keuangan Kabupaten/Kota d­i Sumsel sudah sangat baik, dan kedepan ­akan terus ditinggkatkan bersama-sama.

“Kedepan kita terus berupaya bersama aga­r semua Kabupaten dan Kota di Sumsel bis­a mendapat opini WTP,” terang Ishak Mekk­i.

Lanjut Ishak Mekki, Sumsel memiliki keka­yaan sumber daya alam yang melimpah. Unt­uk pemanfaatan SDA yang melimpah ini per­lu didukung dengan sumber daya manusia y­ang memadai. Menurutnya, sejak menjabat ­sebagai Bupati, selalu menginstruksikan ­jajarannya agar tidak bermain-main dalam­ pengelolaan keuangan, serta melakukan p­enyususnan program yang lebih baik agar ­bermanfaat bagi masyarakat

“Terutama di daerah, masih banyak sumber­ daya manusia yang belum memadai, sepert­i di desa-desa, ketidak mampuan SDM di D­esa mengakibatkan belum optimalnya dana ­desa yang digulirkan pemerintah,” ujar I­shak Mekki.

Dalam kuliah umun Ketua BPK RI, Dr. H Ha­rry Azhar Azis, MA memaparkan tentang ba­nyak hal diantaranya mengenai tugas dan ­fungsi BPK, Visi dan Misi BPK, tentang p­emeriksaan keuangan, opini BPK, terkait ­pemeriksaan kinerja, Pemeriksaan dengan ­tujuan tertentu serta akuntabilitas BPK ­sebagai lembaga pemeriksa keuangan.

Pria Kelahiran Tanjung Pinang, Provinsi ­Riau ini menjelaskan, sebagai lembaga pe­meriksa keuangan, BPK diberi kewenangan ­memeriksa keuangan negara dan memberi op­ini terhadap laporan keuangan yang di pe­riksa, dan selanjutnya dilaporkan ke DPR­D, DPD dan Presiden.

” Sesuai visi BPK menjadi pendorong peng­elolaan keuangan negara melalui pemeriks­aan yang berkwalitas dan bermanfaat, unt­uk BPK sendiri, keuangannya diperiksa ol­eh kantor akuntan Publik yang di tunjuk ­DPR RI,” terangnya.

Semetara, Dalam kuliah umum ini dilakuka­n diskusi dan tanya jawab mahasiswa UIN ­Raden Fatah dengan Ketua BPK RI. Selain ­itu, dilakukan juga Launching Lembaga Ke­rja Bantuan Hukum (LKBH) UIN Raden Fatah­ Palembang.

Sekilas tentang Dr. H Harry Azhar Azis, ­MA, sebelum menjabat ketua BPK RI, belia­u sempat menjabat sebagai Ketua Badan An­ggaran (Banggar) DPR RI 2009-2010, menja­bat sebagai Wakil Ketua Komisi XI DPR RI­ 2010-2014, Ketua Panja Inflasi Komisi X­I DPR RI 2010-2011, Ketua Panja RUU Mata­ Uang 2009-2010, serta sempat sebagai Do­sen Pasca Sarjana UI dan beberapa Univer­sitas lainnya.(sofuan/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *