Halosumsel.com-
Sekitar pukul 00.30 Wib, (5/2) dini hari, cuaca sedang hujan deras, warga yang berdumisili di Jalan simpang Walisongo Tanjung Mulyo desa Bukit kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin sumatera Selatan, dikejutkan dengan suara petir yang sangat kencang dan ternyata menyambar kabel jaringan listrik bertegangan tinggi milik PLN. Akibatnya, satu kabel listrik putus nyaris menimpa rumah dan warung milik warga setempat. Aliran listrik menuju rumah yang berada di jalan walisongo padam hingga menjelang petang ini.
Dari informasi warga setempat, disaat hujan deras yang diiringi suara petir bersaut-sautan, tiba-tiba terdengar suara petir yang paling keras disertai bunyi ranting dan kabel putus.
Sebut saja Deni, pemilik toko Dian yang berlokasi disimpang jalan Walisongo membenarkan atas kejadian tersebut. Kabel yang putus nyaris menghantam rumah miliknya. Bukan hanya itu, hampir seluruh bola lampu yang berada diruangan tokonya putus seketika. “Lampu aku banyak yang putus, NCB jugo turun” jelasnya.
Senada dikatakan Charles (32), warga RT 17b jalan Waliosongo desa Bukit, insiden tersebut mengakibatkan 6 buah bola lampu miliknya putus seketika, “saat itu terdengar suara ledakan yang terjadi, setelah saya lihat ternyata 4 buah bola lampu putus 1 didalam kamar tidur saya dan 3 yang berada didapur dan teras belakang rumah saya putus. Tak lama kemudian terdengar lagi suara ledakan kembali dan mengakibatkan 2 bola lampu satu yang berada diruangan tengah dan satu lagu berada diteras depan rumah juga ikut putus,” jelas Charles.
Akibat kejadian itu, selain dirinya dan kerluarga harus tidur dalam kondisi gelap gulita juga mengalami kerugian kerusakan peralatan rumah tangga.
Masih kata Charles dirumah Mbah Tukimin, salah satu tetangganya juga mengalami kerusakan peralatan rumah tangga seperti CD dan beberapa buah bola lampu dirumahnya.
Lebih lanjut kata charles, sangat menyayangkan lambanya penanganan putusnya kabel jaringan PLN tersebut, hingga saat ini belum ada upaya perbaikan kabel dari pihak pln sendiri.
“Seharusnya pihak pln melakukan penanganan lebih cepat, jadi kabel yang putus tidak membahayakan pengguna jalan dan karena hari minggu, wargapun dapat kembali memanfaatkan pln terutama ibu-ibu rumah tangga seperti mencuci dan menyetrika,” jelasnya.(waluyo)

