Halosumsel.com-
Hujan lebat disertai angin kencang Sabtu malam tadi (4/2) sekitar pukul 20.00 wib menyapu ratusan rumah pondok milik petani sawah dikawasan divisi 6 blok 9 pepr 10 Sungai Batang Desa Tanjung Laut Kecanatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin Sumsel porak poranda dan rata dengan tanah.
Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa termasuk kerugian materi pun belum dapat diprediksi, tetapi seluruh rumah pondok milik petani tidak ada lagi yang terlihat berdiri dan semuanya dalam kondisi rata dengan tanah termasuk pondok saya ini, terang Jupri kepada wartawan media ini (5/2) beberapa saat yang lalu.
Jupri menceritakan, sejak larut petang memang awan terlihat menghitam bakal turun hujan lebat, bagda Sholat Magrib sudah mulai gerimis, namun kami usai Shokat Isya’ mulai hujan turun lebat disertai angin kencang berguruh terdengar dan langsung menyapu seluruh pondok dan lahan persawahan ini.
“Untung kami cepat menyematkan diri dan hujannya sangat lebat, sehingga sekeluarga berteduh dibawah batang pisang ini dari semalam hingga pagi ini, karena pondok kami sudah rata semacam ini”, ungkapnya sedih.
Sementara kata Jupri, kami belum dapat kemana-mana, karena kondisi jalan masih basah, licin dan lengket, nanti siang kalau tidak ada hujan baru bisa keluar pulang kerumah didusun.
” Kalau semua isi rumah termasuk barang-barang miliknya porak poranda terbawa angin, bahkan stok pangan kami pun berhamburan, jadi kami menunggu jalan mengering baru berusaha meninggalkan lokasi ini”, imbuhnya.
Secara rinci jumlah rumah pondok dilokasi persawahan ini belum dapat diketahui pasti yang rusak, tetapi kalau ratusan unit ada dan semuanya memang rusak dan berhamburan.
” Dari data awal ada sekitar 150 an rumah pondok dikawasan sawah ini, sudah dipastikan semuanya hancur, sebab warga dibagian ujung sana sudah dihubungi bahwa tidak ada lagi pondok tinggal petani disawah yang dalam kondisi berdiri, artinya semuanya sudah roboh rata dengan tanah disapu oleh angin puting beliung”, tegasnya.(waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *