Halosumsel-
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan wawasan pengembangan kearsipan bagi sumber daya manusia Kearsipan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Badan Arsip Sumsel menggelar Bimbingan dan Konsultasi Penyusunan Jadwal Retensi Arsip (JRA) selama dua hari (8-9/3) Rabu (8/3) bertempat di Kantor Badan Arsip Sumsel Palembang
Drs, Asep Mukhtar Mawardi , M.Hum Direktur Kearsipan daerah II badan Arsip Nasional mengartakan,” semua provinsi dan daerah perlu ada jadwal retensi arsi menjadi pedoman penyelamatan dan penyusutan arsip, karena arsip tercipta karena biaya negara, maka arsip barang milik negara dan menjadi aset negara, kalau mau disusutkan harus ada berita acara, sesuai dengan prosedur, ini disebut jadwal retensi arsip,” ungkap Asep
Diundang kesini untuk diajari bagaimana menjaga, dokumentasi, serta bagaimanaya proses penyusutan arsip disuatu daerah,” jelas dia
Menururt Asep,” peran dan fungsi Arsiparis dalam meningkatkan peranan kearsipan dalam memberikan layanan kepada masyarakat / layanan publik secara prima di lingkungan pemerintah serta perlunya meningkatkan keterpaduan dan keselarasan dalam pengelolaan yang kearsipan di masing-masing SKPD sesuai dengan prosedur Tata Kearsipan yang berlaku.
Ditambahkannya,” kita menjalankan amanat UU No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dalam rangka mewujudkan tujuan kearsipan yaitu penyelamatan bahan bukti akuntabilitas pertanggungjawaban pemerintahan serta pentingnya pengelolaan dan penanganan arsip vital dalam penyelamatan aset-aset daerah sehingga diperlukan SDM Kearsipan yang berkualitas,” tutup Asep
Sementara itu Kaban Arsip Sumsel H.Muslim,SE. M.Si mengatakan,”
Kegiatan ini seluruhnya dibiayai badan arsip nasional RI, kita sanagat berteima kasih arsip nasional mengadaka kegiata penyusunan jadwal retensi arsip,” jelas Muslim
Sedang membuat arah kebijakan dinas kerasipan, pemprov sumsel sangat konsen terhadap arsip dengan bukti membuat dinas tersendiri, untuk di Indonesia baru Sumsel dan NTT yang memiliki dinas arsip,” jelas Muslim
Peserta berasal dari perwakilan kabupaten daerah di sumsel dan SKPD Pemprov Sumsel, serta Mahasiswa Jurusan Arsip (sofuan)

