Halosumsel-
Menurutnya, hutan adalah sumber penyangga kehidupan suatu ekosistem hidupnya Flora dan Fauna sehingga harus dikelola dengan baik. “Di Sumsel hutan luar biasa luasnya, maka itu perlu dijaga,”katanya.
Disamping itu juga, Pokja harus mengawal masyarakat dan mensuportnya. Pasalnya masyarakat tidak mungkin berbuat banyak tanpa di dukung oleh Tim Pokja PPS tersebut. “Maka itu, ini tugas dari Pokja untuk membina masyarakat sehingga program ini betul-betul bermanfaat bahkan bagi hutan itu sendiri,”ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pokja Tim PPS Sumsel, Prof, Dr. Rubiyanto H. Susanto mengatakan, pihaknya terlebih dahulu akan membentuk program kerja dan belajar dari pengalaman provinsi yang telah berhasil seperti Provinsi Sumatera Barat.
“Adanya Pokja Tim PPS ini merupakan peluang bagi kita untuk mensejahterahkan rakyat dan saling bersinergi untuk mengelola hutan yang ada di Sumsel,” terangnya.
Rubiyanto menyebutkan, ada lima jenis hutan yang ada di Sumsel yakni, hutan desa, hutan kemasyarakatan, hutan tanaman rakyat, serta hutan adat dan hutan kemitraan.
“Target pemerintah pusat, ada 600 ribu hektare di Sumsel yang harus dikelola, namun saat ini baru terealisasi 10 persen. Ini yang menjadi fokus kita, untuk mencapai target kinerja kita dipercepat dan butuh sinergi semua pihak,”pungkasnya.

