Halosumsel-
Kekerasan terhadap perempuan kembali terjadi di Kota Palembang. Namun, kekerasan yang diterima oleh Amanda Lanisya (28), terjadi tanpa tau penyebabnya, dan tanpa mengenal pelaku yang telah melakukan penganiayaan terhadap dirinya.
Amanda mengaku telah menjadi korban penganiayaan pada Sabtu (28/10/18) malam. Dimana, dirinya mendapat serangan dari pelaku yang tidak dikenalnya saat sedang nongkrong di D’Fairway Cafe.
Akibat serangan tersebut, perempuan berparas cantik ini mendapatkan luka di pelipis mata sebelah kiri dan memar pada dada serta tangan.
“Kejadian saat saya keluar dari toilet dan berpapasan dengan pelaku yang diketahui bernama Rajib. Tanpa ada sebab, tiba-tiba yang bersangkutan mendorong serta menendang saya sehingga saya terjatuh dan membuat mata kiri saya luka serta memar-memar seperti di dada,” ungkapnya.
Tidak terima dengan pemukulan yang dilakukan, Amanda mengaku telah melaporkan pelaku ke Polresta Palembang. Dimana, pelaku yang diketahui salah satu calon legislatif (caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembamg dari Partai Golkar tersebut, diharapkan dapat bertanggung jawab akibat perbuatan penyerangan yang tidak diketahui apa penyebabnya.
“Saya benar-benar tidak terima, tanpa tau apa penyebabnya saya diserang. Apalagi, saat kejadian pelaku langsung disembunyikan oleh pihak manajement cafe D’Fairway tanpa ada tanggung jawab. Meski begitu saya sudah mendaptkan identitas pelaku yang merupakan caleg dari Partai Golkar bernama Rajib dan telah saya laporkan kejadian ini ke pihak kepolisian,” ulasnya.
Saat ini laporan dirinya telah diterima SPKT Polresta Palembang dengan nomor laporan LPB/2321/X/2018/Sumsel/Resta/SPKT. Selain melaporkan kejadian penyerangan tersebut, korban juga sudah melakukan visum berdasarkan permintaan penyidik kepolisian.
“Saya berharap, laporannya segera ditindak lanjuti kepolisian dan segera memproses terlapor yang telah menganiayanya. Apalagi berdasarkan informasi pelaku sudah kerap melakukan hal yang sama saat dalam kondisi mabuk usai mengkonsumsi minuman keras,” ucapnya. (***)

