Muara Enim,HS-
Ibarat Gong sudah berbunyi maka pemekaran kabupaten Gelumbang yang saat ini.masih baguan dari kabupaten Muara Enim, harus dilakukan jemput bola
Setidaknya persoalan ini yang dibahas dalam rapat Presidium Pemekaran Kabupaten Gelumbang (PPKG), guna menentukan langkah langkah ke depan yang dibahas di sekretariatnya H akan raya Gelumbang Palembang pada Sabtu akhir pekan (20/07/19), kemarin.
Tindak lanjut perjuangan pembentukan Kabupaten Gelumbang dalam ajang silaturahmi tersebut,juga dihadiri 11 para calon anggota DPRD terpilih zona 3 Kabupaten Muara Enim periode 2019-2024, dan juga para anggota DPRD yang masih aktip, unsur Kecamatan Gelumbang, Tokoh masyarakat, agama dan para pengurus Presidium Pemekaran Kabupaten Gelumbang/PPKG.
Ketua Presidium H Rani Kodim SH, yang juga sebagai calon anggota DPRD terpilih tersebut, mengungkapkan, kondisi perjalanan usulan pemekaran Kabupaten Gelumbang sejauh ini tinggal menjemput bola ke tingkat Pusat.
Perjuangan kita memang sempat terhenti sejenak karena suasana perpolitkan saat itu tengah hangat.
Kini kita merapatkan barisan kembali setelah banyaknya masyarakat mempertanyakan perkembangan DOB Gelumbang dan kini kita mengajak 11 calon anggota DPRD terpilih dapil 3 untuk bersinergi merapatkan barisan, Alhamdulilah mereka mendukung sepenuhnya,” ungkap Rani Kodim .
Dewan Penasehat dan Pelindung PPKG Ir H Hanan Zulkarnain MTP, mengatakan pertemuan ini guna menindaklanjuti pembentukan Kabupaten Gelumbang, dan mensinergikan 11 calon anggota DPRD terpilih Zona 3 periode 2029-2024 ,serta para calon anggota DPRD yang belum terpilih yang kini masih tengah aktif .
Perjalanan usulan DOB Gelumbang sejauh ini tinggal memproses rekomendasi dari Kemendagri serta menunggu moratorium dibuka oleh Presiden ” Usulan calon Kabupaten Gelumbang secara adminitrasi maupun geografi sangat paling lengkap dan layak, dibanding daerah lainnya punya usulan terkait Daerah Otonomi Baru(DOB).
Calon Kabupaten Gelumbang sudah direkomendasikan layak oleh Universitas, DPRD Kabupaten/Provinsi, juga telah ditandatangani Gubernur dan Bupati, bahkan telah memiliki PETA yang didukung beberapa daerah perbatasan dengan wilayah calon Kabupaten Gelumbang,” ungkap Hanan.
Dinyatakan Hanan , kini kita tinggal merapatkan barisan bersinergi dengan para calon DPRD terpilih guna mengadakan audensi ke Bupati, Gubernur, DPR RI, DPD, meminta dukungan memproses rekomendasi dari Kemendagri, bahkan menggedor dan mendesak Presiden membuka moratorium ,” pungkas Hanan.

