“Sebagai Gubernur saya akan dorong setiap lembaga untuk berlomba dalam kebaikan. Ternyata semua menyambut baik setiap kegiatan keagamaan terutama Yayasan Sekolah Islam ini,” ungkapnya.
Tak hanya kepada Yayasan Sekolah Islam Al-Fahd, lanjut Herman Deru dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh lembaga pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Saya ucapkan terima kasih kepada lembaga pendidkan di seluruh Kabupaten/Kota se Sumsel yang telah mencerdaskan kehidupan bangsa akan tetapi ada keseimbangan antara ilmu kedunian dan ilmu agama,” ungkapnya.
Gubernur Sumsel Herman Deru dengan rasa bangganya membuka Olimpiade Santri se-Sumsel dengan tetap berharap agar
Santri yang ikut lomba agar tetap sportif termasuk para dewan juri.
“Kepada santri yang akan ikut Olimpiade sejak dinilah untuk sportif. Dewan juri untuk tetap berdiri ditengah. Siapapun ini yang menang benar-benar orang yang pantas untuk dijadikan pemenangnya,”btegasnya.
Sementara itu, Pantia Olimpiade Santri se Sumsel, Erwanto Yusuf dalam laporannya menyebutkan di Sekolah Al -Fahd ada event dengan mengundang pata santri di Sumsel
“Olimpiade Santri merupakan yang pertama di adakan Yasayan Sekolah Al-Fahd bahkan kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan,” katanya.
Adapun beberapa perlombaan pada Olimpiade Santri Sumsel yaitu Lomba MTQ dan MHQ, Futsal Santri, Lomba Adzan, Da’i/Da’iyah, Ranking 1 Al-Quran, Lomba Memanah, Hadroh Santri, English dan Arabic Speech dan Lomba Cipta Logo Al-Fahd.
Dikesempatan ini, Gubernur Sumsel Herman Deru tak hanya membuka Olimpiade Santri namun juga melakukan penandatanganan prasasti peresmian Rumah Tahfidz Al-Fahd. (ril humas)

