Tanjung Enim,Halosumsel-

Kota Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul,  masih terkesan kumuh sehingga masih sangat perlu di lakukan berbagai sosialisasi kepada masyarakat, layaknya seperti pagi ini yang di lakukan.oleh Dinas Pperumahan dan kawasan Permukiman Perkim Muara Enim. yang berlangsung di Aula Kantor Lurah Pasar Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Muara Enim (3/12/19)

Demikian disampaikan oleh Lurah kelurahan Pasar Tanjung Enim Najibburahman S Pd MM disela kegiatan Sosialisi Pengawasan Lingkungan Sehat Perumahan

Ditegas Najib bahwa Acara seperti ini biasa dilaksanakan di kabupaten dengan menggunakan sarana hotel dan ruangan yang baik dan sangat layak, namun kenapa acara ini dilaksanakan di kantor lurah pasar sehinggga wajat jika kota Tanjung Enim memang terkesan kumuh.

Berkaitan dengan acara ini saya harapkan kepada peserta dapat lebih aktif dan  secara langsung  bertanya kepada Narasumber dari Dinas Perkim, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup dan Tim Kotaku termasuk juga dari PKK Kabupaten Muara Enim ungkapnya.

Hal senada juga dibenarkan, Camat Lawang Kidul melalui staf kecamatan Herwinsyah SE bahwa pentingnya pengawasan pemukiman kawasan kumuh agar dapat dipahami oleh masyarakat, jadi melalui kegiatan ini diharapkan perserta dapat mengikuti dengan baik ungkap Herwin.

Sementara Kepala Puskesmas Tanjung Enim dr A Gani
saat ditanya kaitan.kesehatan dengan Pemukiman.kumuh di masyarakat utamanya kota Tanjung Enim, Menyebut setidaknya ada lima indikator yang harus di tangani sehingga satu wilayah tidak dinyatakan kumuh.

Dalam hal ini menurut dr A Gani ada istilah Sanitasi Total Berbasis Masyarakat STBM, dimana didalamnya terdapat lima unsur yang sangat vital terkait kawasan.kumuh, diantaranya adalah Stop Buang Air Besar Sembarangan, tersedia Akses Air Bersih, adanya Jamban Keluarga, Sampah Keluarga dan Spal keluarga, jika ini terpenuhi maka dapat dipastikan kawasan tersebut merupakan kawasan yang sehat, akan tetapi jika masih ada masyarakat yang belum.memiliki jamban dan tak memiliki Spal dan tak tertib pada pengolahan sampah tentu predikat kumuh ajan terus melekat tegas A Gani.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Perkim kabupaten Muara Enim melalui Sekretaris Jumaidi,ST.M.Si dan
dilanjutkan oleh para narasumber dengan peserta terdiri dari ketua RT RW PKK dalam kelurahan Pasar Tanjung Enim. (jazzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *