Palembang, Halosumsel-

Seminar agenda tahunan UIN Raden Fatah Palembang yang ke-7 dengan tema tentang peradaban islam melayu yakni “study of malay islam during covid-19 pandemic : opportunities and challenges” bertempat di Hotel Beston Palembang selama 2 hari sampai 10 November 2021 berjalan dengan lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada selasa (9/11/2021).

Dari tema tersebut, terdapat 7 sub tema yang akan disampaikan pada kegiatan tersebut, antara lain : 

  1. Cultural communication in strengthening Malay Islamic Political Identity in The Digital Era
  2. Contemporary Fiqh in the Malay Ord During the Pandemic 
  3. Economic Challenges in The Perspective of Malay Islam in the VOCA Era 
  4. Values of Malay Islamic Education : Opportunities and Challenges in The Digital Era
  5. Building a Civilization of Islam World Movement with Malay
  6. The Development of Halal Food in The Digital Era in the Malay
  7. Mental health during a pandemic : The Perspective of Malay Islam

Dr. H. Fajri Ismail, M.Pd.I, selaku ketua seminar internasional mengatakan dalam sesi wawancara jumlah  peserta kegiatan sebanyak 350 orang dengan pembagian 175 orang secara offline dan 175 orang secara online, sedangkan narasumber ada dari Florida Amerika, Malaysia, singapore dan juga narasumber dalam negeri. 

Dr. Fajri menjelaskan tujuan diadakan seminar tersebut sesuai dengan tridarma perguruan tinggi yakni dari bidang pendidikan bahwasanya tidak melupakan khasanah peradaban islam melayu, dalam bidang penelitian diharapkan adanya penelitian-penelitian berbasis islam melayu, dan dalam bidang pengabdian masyarakat diharapkan tema-tema besar pengabdian masyarakat mengarah kepada tema-tema besar peradaban islam melayu serta membangkitkan semangat peradaban islam melayu.

 “Diharapkan dengan seminar tersebut dapat menstimulasi khususnya dosen dapat mengkaji budaya peradaban islam melayu tersebut”, tutupnya. (Manda sari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *