Palembang, Halosumsel-
Mengawali tahun kerja 2022 berbagai program telah disusun Dinas Koperasi dan UKM Sumsel. Salah satunya mendirikan UKM Mart yang rencananya berlokasi di lantai I Dinas Koperasi & UKM yang berlokasi di Jalan Sudirman Palembang.
Pendirian UKM Mart ini bertujuan untuk membantu mempromosikan hasil-hasil usaha para pegiat usaha kecil menengah di daerah ini. Di UKM Mart ini akan terdapat display produk-produk akhir UKM, cofe dan tempat diskusi serta wadah interaksi antar UKM yang ada di Sumatera Selatan.
Pernyataan ini diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan Ir H
Amiruddin Msi ketika ditemui diruang kerjanya beberapa waktu lalu. “Jadi UKM Mart ini nanti akan didirikan di lantai bawah, yang cukup luas dan selama ini belum dimanfaatkan maksimal,” katanya.
Optimalisasi perkantoran Dinas Koperasi dan UKM Sumsel menurut Amiruddin, akan sangat membantu para pelaku usaha kecil, terlebih pada situasi ekonomi saat ini, di mana para pelaku UKM kesulitan dalam promosi dan pameran karena keterbatasan yang ada.
Diharapkan UKM Mart ini, kata Amiruddin akan mendapat dukungan baik dari
Pemerintah Daerah maupun pusat. ‘Saya sudah menjajaki dukungan dari pemerintah pusat agar ada bantuan untuk kegiatan ini. Begitu juga dari APBD Provinsi,” katanya.
Di sisi lain, dia berharap adanya dukungan dana dari CSR yang ada sehingga akan banyak kegiatan yang dipusatkan di Dinas Koperasi dan UKM Sumsel.
Saat ini, di Sumsel terdapat 6.695 unit koperasi dan dari jumlah tersebut ada 2172 unit dalam bentuk koperasi simpan pinjam. Sementara jumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) 2,208.582 unit tersebar di seluruh kabupaten kota di daerah ini.
Selain UKM Mart, kata Amiruddin, di tahun ini pihaknya akan melakukan transformasi
koperasi konvensiaonal menjadi koperasi syariah. Transformasi ini akan dititik beratkan
terutama pada jenis koperasi simpan pinjam dengan system bagi hasil. Peralihan dari
konvensional ke system syariah ini katanya, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 7 (Ida Syahrul).

