‘Saya selalu tekankan ke semua kepala OPD kota Palembang, harus cerdas dalam menyusun rencana pembangunan, sehingga pembangunan yang direncanakan benar-benar optimal dan sesuai dengan harapan masyarakat sehingga RKPD kota Palembang menjadi contoh daerah lain” Kata
Akhmad Najib. .
Cerdas yang dimaksud, lanjut Najib. kepala OPD harus menguasai semua ilmu, dan harus paham tentang tupoksinya, harus pintar dalam menentukan program prioritas dantargetnya. .
“Jangan nanti, kepala OPD menyuruh kabidnya, lalu Kabidnya menyuruh Kasi, lalu kasi menyuruh staf, ujung-ujungya staf yang mengerjakan dan kepala OPD tidak mengerti apa-apa, saya tifak mau hal ini terjadi ” Tegas Najib. .
Sementara itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, arah kebijakan pembangunan Provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 ini adalah tanggung jawab semua stakeholder memikul amanah membangun daerah. Menurut Alex, terget angka yang telah ditetapkan itu, sudah dikaji secara mendalam bukan angka kira-kira yang harus dicapai.
(sofuan/humas)
Upaya menyelaraskan kebijakan pembangunan pusat dan daerah, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumse|) menggelar Rapat yang bertajuk Sinkronisasi untuk rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) tahun 2019. Bertempat di Griya Agung Rabu (07/03), kegiatan ini dihadiri Iangsung Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Panglima Kodam (Pangdam) || Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto, dan Bupati/Walikota SeProvinsi Sumsel. .
Pola pikir arah kebijakan pembangunan Provinsi Sumsel tahun 2019 merujuk pada lima kebijakan diantaranya arahan pusat (RPJMN 2005-2019) dan RKP 2019, arahan RPJPD Provinsi Sumsel (2005-2025), kemudian arahan tata ruang, capaian RPJMD 2013-2018 dan yang terakhir Pilpres dan Pileg.
Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib mengatakan, Rencana Kerja Pembangunan Daerah kota Palembang telah disusun melalui forum perangkat daerah yang membahas rencana kerja pembangunan tahun 2019.

