Halosumsel.com-
Sebanyak 4 orang kawanan begal melakukan aksinya siang bolong sekitar pukul 13.oo wib (15/8) dilintas jalan tengah Betung-Sekayu tepatnya diatas Jembatan Kuning disekitar kawasan GI Sutet Desa Suka Mulya Kecamatan Betung Banyuasin Sumsel.
Setiap melakukan aksinya 4 orang kawanan begal tersebut selalu melengkapi diri dengan senjata api (senpi) serta benda keras guna melumpuhkan korbanya dan juga selalu mengenakan sebo alias topi monyet agar tidak diketahui wajahnya baik oleh korban atau orang lain yang mengetahui aksinya.
Kali ini yang menjadi korban salah seorang pelajar entah sudah mau pulang atau sedang pergi, tetapi korban masih terlihat mengenakan sekolah itu ketika melintas setibanya dilokasi kejadian terlihat dihadang sebanyak 4 orang.
Saat korban tiba dilokasi, ke-4 pelaku begal langsung mengarahkan ancamanya dengan bedil itu kearah korban, diduga dibawah ancaman itu juga kalah banyak, akhirnya sepeda motor korban jenis VEGA R Lis hitam raib digondol kawan begal.
Disaat antara korban tersangka sedang saling tarik dan korban berusaha mempertahankan sepeda motornya dan pelaku terus memaksa menguasai barang yang menjadi mangsanya dibawah ancaman senpi itu akhirnya satu unit sepeda motor milik korban yang belum diketahui idenya raib dibawa kabur pelakunya dan bertepatan sedang berebut motor debgan pihak korban saya melihat ada ancaman senpi lalu tancab gas, namun sial pinggang saya sempat terlempar batu sebesar kepalan orang dewasa, terang Kiki salah satu saksi mata yang juga nyasis menjadi korbanya juga saat berbindang dengan wartawan media ini siang beberapa waktu yang lalu.
Kiki mengungkapkan, sebelum kejadian begitu saya hendak pulang dari PTPN 7 Betung beriringan dengan korban, tapi dia (korban,red) posisi ada dibelakang, setelah sampai diremiling perbatasan antara Betung dengan Lais korban itu berusaha menyalip.
Setibanya korban dilokasi yang tak jauh dari proyek Sutet dijembatan kuning itu korban dihadang oleh 4 orang begal itu dan diapun diancam dengan senpi, yang saya lihat ada tiga orang bersenpi dan satu orang memegang batu sebesar kepalan orang dewasa.
Antara korban dengan pelaku sedang berebut motor, saya langsung tancap gas sehingga sempat dilempar batu oleh pelaku dan mengenai bagian pinggang sebelah kanan.
Yang saya sempat lihat kata Kiki kawanan begal itu mengenakan kendaraan jenis Yamaha VISION yang satu warna hitam dan satu VISION warna merah ada lis putih dan satu lagi ada jenis motor metic sedangkan motor korban jenis Vega R warna hitam.
Saat kejadian itu kondisi dijalan kintas itu benar-benar sedang sepi kendaraan melintas, maka dari tancap gas Alkhamdulillah saya selamat dan ketiga pelaku begal itu semuanya mengenakan Helm dan bersebo, usai melakukan aksinya mereka juga menancab gas motor miliknya juga dari hasil aksinya mereka kearah Betung, bahkan sempat menyalip motor saya setibanya ditikungan tajam desa Sukamulya, jelasnya.
Apakah korban langsung melaporkan kejadian yang menimpa dirinya itu atau tidak kepihak kepolisian, sebab saya langsung tancap gas untuk menyelamat diri dan sepeda saya ini.
” Andaikata kata tadi itu saya yang ada didepan korban mungkin yang menjadi saranan pelaku sepeda motor ini, maka beruntung saya masih selamat dari ancaman aksi kawanan begal itu”, doanya.(waluyo)

