Halosumsel-

 
            Kejuaraan yang diikuti oleh 12 satuan jajaran Kodam II/Swj ini, kontingen Korem 044/Gapo yang dipimpin oleh Kajasrem 044/Gapo Kapten Inf Hermanto menerjunkan 18 atlit terbaiknya mengikuti pertandingan kelas 60, kelas 70, kelas 80, kelas 85 dan kelas beregu serta kelas beregu demonstrasi yang akan bertanding selama empat hari mulai tanggal 10 sd 13 April 2017 di GOR Jasdam II/Swj.
            Disela-sela acara Danrem 044/Gapo mengatakan bela diri militer Yong Moodo ini berasal dari Korea Selatan dan merupakan suatu kegiatan olahraga bela diri relatif baru dikenal di Indonesia, pertama mucul pada tahun 2008 lalu dan di tahun 2012, olah raga ini mulai booming. Salah satu yang mengadopsi bela diri ini adalah TNI Angkatan Darat. Olah raga beladiri ini dinilai tepat untuk kebutuhan prajurit, karena membutuhkan stamina yang tinggi serta kecepatan dan ketepatan. “Semoga atlit-atlit kita dapat mencapai keberhasilan dalam turnamen Pangdam II/Swj Cup tahun 2017 ini” tegasnya.
 
            Sementara itu dalam amanatPangdam II/Swj yang dibacakan oleh Kasdam II/Swj menyatakan bahwa turnamen ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana keberhasilan pembinaan satuan yang dilakukan oleh para Dansat, sekaligus sebagai uji coba dalam menghadapi kejurnas tingkat TNI AD tahun 2017.
 
            Disamping itu penyelenggaraan turnamen ini untuk melahirkan atlit-atlit Yong Moodo Kodam II/Swj yang handal dan berprestasi, dan sebagai upaya meningkatkan profesionalisme prajurit dibidang bela diri militer serta menyiapkan kaderisasi atlit yang mampu berprestasi pada even yang lebih besar.
 
(sofuan/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *